Satpol PP Kota Cimahi Segera Tertibkan Ribuan APK

(ilustasi)- Lima hari menjelang masa tenang Pemilu 2019, Satpol PP Kota Cimahi sudah menyiapkan rencana penertiban Alat Peraga Kampanye (APK).

(ilustasi)- Lima hari menjelang masa tenang Pemilu 2019, Satpol PP Kota Cimahi sudah menyiapkan rencana penertiban Alat Peraga Kampanye (APK).

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Lima hari menjelang masa tenang Pemilu 2019, Satpol PP Kota Cimahi sudah menyiapkan rencana penertiban Alat Peraga Kampanye (APK).


Ribuan APK partai dan kontestan Pemilu 2019 memenuhi titik keramaian di sejumlah ruas jalan arteri Kota Cimahi, diantaranya Jalan Amir Machmud, Jalan Gatot Subroto, dan jembatan tol.

Plt Kepala Satpol PP Kota Cimahi, Totong Solehudin, mengatakan untuk penertiban nanti, pihaknya sudah melakukan pemetaan wilayah.

“Sudah direncanakan dari sekarang, karena jumlah APK yang ditertibkan sangat banyak, tersebar di semua wilayah Kota Cimahi,” ujar Totong saat ditemui di Kantor Pemerintahan Kota Cimahi, Senin (8/4/2019).

Namun penertiban yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 sampai 16 April nanti memprioritaskan kawasan keramaian Kota Cimahi.  “Kita utamakan dulu jalan-jalan utama yang jadi wajah Kota Cimahi. Waktunya juga kan terbatas, hanya tiga hari. Belum lagi personel kita terbatas,” bebernya.

Satpol PP Kota Cimahi sendiri menerjunkan total 241 personel, dibantu petugas dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan KPU Kota Cimahi. “Setiap hari akan ada petugas sampai 80 orang, karena tidak mungkin semua bertugas setiap hari. Nanti juga ada dari Bawaslu, KPU, dan Forkopimda,” terangnya.

Rencananya, sampah sisa APK Pemilu yang kebanyakan berupa spanduk berbahan dasar plastik akan dimusnahkan dengan cara dibakar. “Paling akan dimusnahkan, karena tidak mungkin dijual. Kalau dijual nanti akan menimbulkan pertanyaan, keuntungannya buat siapa. Kita menghindari itu,” tuturnya.

Satpol PP juga meminta masyarakat untuk ikut berperan melakukan penertiban APK yang ada di lingkungan tempat tinggal masing-masing. “Silakan cabut sendiri, tertibkan yang tidak terjangkau oleh Satpol PP. Kalau ada pemulung yang mau ambil spanduk untun keperluan mereka, ya kami persilakan juga, tapi harus sesuai jadwal penertiban,” tandasnya.

(dan)

Loading...

loading...

Feeds

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …

Rina Gunawan Meninggal Dunia

Rina Gunawan, istri dari Teddy Syach dikabarkan meninggal dunia pada hari ini Selasa (2/3). Kabar duka tersebut dibenarkan sang manajer.

Pemkab Diminta Segera Melakukan Pemulihan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi diminta untuk segera melakukan pemulihan terkait kerugian pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah, …