Jokowi Janjikan Sejahterakan Buruh Melalui Revisi PP 78 Tahun 2015

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG –   Dihadapan ribuan buruh, Calon Presiden no urut 01 Joko Widodo menjanjikan akan merevisi PP 78 tahun 2015. Perubahan PP Tersebut dijanjikan Jokowi akan lebih melindungi buruh.


“Nanti setelah saya menang, saya janji akan merevisi PP 78 tahun 2015 agar buruh makin sejahtera,” kata Jokowi di Gedung Sabilulungan Kabupaten Bandung. Selasa (9/4).
Menurutnya, saat ini tidak ada kejelasan hukum untuk melindungi buruh Indonesia baik yang ada di Indonesia atau yang bekerja di luar Indonesia. Untuk itu, dia berjanji akan melindungi buruh di luar negeri.
“Masih banyak buruh di luar negri yang tersandung kasus, untuk itu negara perlu hadir untuk melindungi rakyatnya,” ucapnya.
Dengan sorak gemuruh, Jokowi juga mengeluarkan program andalannya yaitu kartu Pra kerja dan kartu sembako murah, yang akan di luncurkan jika dia terpilih di tahun 2019 ini.
“Saya tanya setuju tidak dengan kartu pra kerja dan sebako murah ini,”tanya Jokowi di hadapan buruh.
Nantinya sebut politisi PDIP tersebut, nantinya kartu pra kerja ini akan dibagikan kepada lulusan Sekolah dari jenjang SMA hingga kuliah yang belum bekerja. Sedangkan untuk kartu sembako murah akan di berikan kepada orang miskin.
“Nanti ibu-ibu beli beras, gula, telor, minyak dengan harga yang sudah di diskon besar. Sehingga anak kita bisa di beri makanan bergizi,” ucapnya.
Selain itu, dia juga akan melanjutkan program rumah murah untuk buruh. Bahkan dia berjanji akan membangun lebih banyak lagi dan lebih besar.
Sementara itu Roy Jinto Ketua KSPSI Jawa Barat, meyambut baik dengan rencana perubahan PP 78 tahun 2015, meski PP tersebut hasil dari pemerintah Jokowi – JK.
“Iya tentu kita apresiasi rencana revisi PP 78 tahun 2015 dengan melibatkan semua unsur serikat pekerja, pengusaha dan pemerintah, karena selama ini kita meminta direvisi, ya suara pekerja atau buruh selama ini minta PP 78 direvisi karena terjadi disparitas upah,” katanya.
Dia meyebutkan revisi PP 78 ini tidak terlambat untuk direvisi, lantaran KHL harus direvisi 5 tahun sekali.
“Itu sangat kami tunggu untuk revisi PP 78 ini,” pungkasnya.

(Ipn)

Loading...

loading...

Feeds

Momen RAFI 2021, Telkomsel Siaga Maksimalkan Jaringan

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA- Telkomsel siap memastikan ketersediaan kualitas jaringan dan layanan yang prima demi menghadirkan pengalaman digital untuk #BukaPintuKebaikan bagi masyarakat …

PDRI Siap Kawal Distribusi KIP Kuliah Merdeka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persaudaraan Dosen Republik Indonesia (PDRI) akan memantau dan mengawal distribusi penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka …