Atasi Masalah Asam Lambung dengan Makan Cengkeh, Buktikanlah

POJOKBANDUNG.com –  Seseorang yang punya masalah pada lambungnya seringkali tak nyaman jika terlambat makan. Rasa mual dan begah biasanya datang apalagi ketika produksi asam lambung meningkat. Tak hanya obat apotek, masalah asam lambung bisa diatasi dengan resep herbal dari cengkeh.

Meningkatnya produksi asam lambung biasanya terjadi karena mengosumsi makanan pedas berlebihan, kebiasaan makan yang tidak teratur, stres, aktivitas fisik, dan minum alkohol. Ini terjadi ketika asam lambung menyebabkan ketidaknyamanan.

Selain pemberian obat, dilansir dari NDTV, Selasa (9/4), cengkeh diklaim bisa mengatasi asam lambung dan sensasi terbakar di perut. Bahkan, cengkeh bisa mengatasi sensasi terbakar di tenggorokan dan jantung, bau mulut, gangguan pencernaan, rasa asam berkepanjangan di mulut, mual, dan sembelit.

Menurut Ahli Nutrisi dan Kesehatan Makrobiotik, Shilpa Arora, cengkeh meningkatkan pencernaan dan asimilasi nutrisi yang baik. Ketika ditambahkan ke kari dan makanan, cengkeh membantu mencegah keasaman.

“Ini adalah efek karminatif cengkeh yang mengurangi keasaman dan menghilangkan gas. Cengkeh juga meningkatkan produksi air liur, membantu pencernaan dan mengurangi peristaltik (kontraksi otot pada saluran pencernaan). Mengunyah cengkeh direkomendasikan sebagai obat untuk mulas,” katanya.

Selain dalam masakan, cengkeh juga bisa dimakan langsung. Kunyah dua hingga tiga siung.  Atau campurkan cengkeh dan kapulaga dengan jumlah yang sama untuk mencegah kondisi tersebut.

Tak hanya asam lambung, makan cengkeh yang dihancurkan dengan kapulaga bisa menyegarkan mulut yang sering menyertai kondisi tersebut. Namun dalam kasus asam lambung ekstrem dan kondisi berkepanjangan, kunjungi dokter untuk memastikan penanganan yang tepat.

(jpc)

loading...

Feeds

Porpamnas

Ingin Cabang Olahraga Porpamnas Ditambah

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Panitia Pekan Olahraga Perusahaan Air Minum Nasional (Porpamnas) VI/2019, Sony Salimi menginginkan Cabang Olahraga pada pesta “Tukang …