Banjir Cileucang Akibat Drainase Buruk.

(foto: DEDEN KUSDINAR/RADAR BANDUNG)
TERGENANG : Banjir cileuncang di Jalan Tengah Desa Majalaya, Kec Majalaya, Kabupaten Bandung akibat drainase buruk

(foto: DEDEN KUSDINAR/RADAR BANDUNG) TERGENANG : Banjir cileuncang di Jalan Tengah Desa Majalaya, Kec Majalaya, Kabupaten Bandung akibat drainase buruk

POJOKBANDUNG.com, MAJALAYA – Genangan air cileuncang yang kerap terjadi hinga mencapai ketinggian 30-40 cm, setiap pasca turun hujan deras di Jalan Tengah Desa Majalaya Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung banyak dikeluhkan warga.


Dimana selama ini genangan air tersebut selain menghambat laju kendaraan juga dapat berimbas terhadap sosial ekonomi di wilayah tersebut.

Berdasarkan pantauan Radar Bandung di lapangan, sepanjang jalur jalan tersebut terdapat sejumlah perbankan, pertokoan, pedagang kaki lima dan pelayanan kesehatan. Bahkan, jalan tersebut merupakan akses menuju SDN Komplek Majalaya.

“Jalan Raya Tengah Majalaya yang tergenang banjir itu merupakan akses jalan utama dari semua kendaraan yang melaju dari arah Ciparay tujuan Kota Majalaya. Selain kendaraan tujuan Cicalengka, Paseh, Ibun dan Garut. Bahkan kendaraan dari arah Solokanjeruk dan Rancaekek melintasi jalur jalan tersebut,” kata Asep Gunawan pengendara sepeda motor Nmax yang merupakan warga Kampung Rancabali Desa Majakerta Majalaya kepada Radar Bandung Minggu.(7/4/2019).

Asep mengeluhkan, genangan air yang sudah berlangsung cukup lama itu akibat buruknya saluran drainase. “Kalau saluran drainasenya bagus, tak mungkin setiap turun hujan deras terjadi genangan air seperti ini. Hujan kecil saja sudah terjadi genangan air,” kata Asep.

Asep berharap kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Jawa Barat untuk melakukan penataan drainase di jalur jalan tersebut. Mengingat Jalan Tengah Majalaya merupakan status jalan provinsi, sehingga kewenangannya di pemerintahan Provinsi Jawa Barat. “Sepertinya, pemerintah terkait belum ada upaya untuk melakukan penataan drainase di jalan tersebut,” ujar Asep.

Asep menambahkan, di bagian kanan kiri Jalan Tengah Majalaya itu ada saluran drainase. Namun saluran drainasenya tak berfungsi karena tertutup endapan lumpur. “Kami berharap ada pengerukan dan perbaikan drainase tersebut. Supaya genangan air tersebut bisa mengalir ke Sungai Citarum yang jaraknya sekitar ratusan meter,” tambah Asep.

Camat Majalaya Mochamad Usman saat dimintai tanggapanya, terkait penanggulangan hal tersebut mengatakan ,masalah yang terjadi di wilayah ruas jalan tersebut sudah merupakan skala prioritas

Menurut Mich Usman dirinya telah mengupayakan dengan  berkordinasi dengan pihak pihak terkait guna penanggulanganya. “Tak lama lagi pada ruas tersebut akan dilakukan normalisasi drainase dengan cara dilakukan pengerukan di sepanjang saluran tersebut hinga ke Citarum,” ujar Usman, Minggu (7/4).

”Bahkan nanti seandainya mulai pelaksanaanya ,mari kita kawal bersama sama agar penanggulanganya optimal,” pungkas Camat Majalaya ini.

(den)

Loading...

loading...

Feeds