35 Hotel di Bandung Tak Peduli Seniman

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung minta hotel di Kota Bandung tingkatkan partisipasi seniman Kota Bandung di hotelnya.


“Rencananyanya awal April ini, kami akan melakukan evaluasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bandung dan GM Hotel bintang 3 sampai 5 di Kota Bandung,” ujar Kepala Bidang Produk Seni dan Budaya Disbudpar Kota Bandung, Sigit Iskandar, kepada wartawan Kamis (28/3).

Sigit mengatakan, dari 120 hotel bintang 3 sampai bintang 5 di Kota Bandung, baru 84-85 hotel yang sudah menjalankan program hotel memberdayakan seniman.

“Sebenarnya, kami sudah memberikan selebaran kepada pemilik hotel untuk ikut memberdayakan seniman Kota Bandung, mungkin bertahap ya. Yang jelas targetnya tahun ini jumlah hotel yang berpartisipasi, akan bertambah,” paparnya.

Sebenarnya, Disbudpar sudah memberikan stimulan, dengan cara memberdayakan para seniman, untuk bisa tampil di hotel-hotel dengan buget Rp1,2 miliar per tahun.

“Kami juga, membina para seniman agar mereka mengembangkan diri, bisa berinteraksi dengan pengunjung. Agar ke depan, bisa kembali diundang oleh hotel yang bersangkutan,” terangnya.

Sekarang, Sigit berharap para pengusaha hotel mempekerjakan seniman dengan uang mereka sendiri. Setidaknya sebulan sekali, sehingga seniman di Kota Bandung bisa hidup.

“Jadi jangan mengandalkan stimulan dari kita saja,” tambahnya.

Menurut Sigit, kesenian yang banyak ditampilkan di hotel-hotel adalah karawitan, angklung gantung dan kacapi suling.

“Kami memang mengimbau menampilkan musik yang tenang. Karena diperdengarkan di saat sarapan, sehingga jika ditampilkan kesenian dengan lantunan musik yang keras, dikhawatirkan akan mengganggu,” katanya.

Kedepan, Sigit mempertimbangkan untuk memberikan reward kepada pengusaa hotel yang sudah mengikuti peraturan ini.

“Kami akan berkomunikasi dengan orang BPPD untuk membicarakan kemungkinan pengurangan pajak bagi yang sudah taat mengikuti aturan pemerintah. Sehingga tidak hanya memikirkan punishment saja,” papar Sigit.

(mur)

Loading...

loading...

Feeds

Nakes di Bandung Rasakan Efek Vaksin Covid-19

POJOKBANDUNG.com , BANDUNG – Tahap pertama pelaksanaan suntik vaksin Covid-19 di Kota Bandung sudah dimulai, Kamis (14/1/2021). Sejumlah Puskesmas dan …