Hindari 4 T Ini Akan Wujudkan Keluarga Bahagia

POJOKBANDUNG.com, CICALENGKA – Pemerintah terus berupaya menurunkan angka kematian bayi dan ibu yang melahirkan. Dengan demikian, program Keluarga Berencana kembali digalakkan untuk mencapai tujuan keluarga bahagia dan sejahtera. Untuk mewujudkannya diharapkan menghindari empat (4) T.

Pernyataan tersebut diungkapkan Sekretaris  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jabar, Rahmat Mulkan pada sosialisasi Advokasi Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) program Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK)  di Kampung Warung Peuteuy RT 07 RW 06 Desa Panenjoan Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandungm Rabu  (20/3/2019).

Rahmat menuturkan, untuk T yang pertama adalah terlalu muda melahirkan. Ini tentu disebabkan karena menikah pada usia muda.

Karena itu, Rahmat menyarankan orang tua yang hadir untuk tidak buru-buru menikahkan anaknya.

“Biarkan dulu sekolah, setelah tamat cari kerja. Nanti setelah bekerja, setelah matang, baru mulai merencanakan berkeluarga,” ujarnya .

Berikutnya, lanjut Rahmat, yakni T yang kedua, adalah terlalu banyak anak. Dikatakan, terlalu banyak anak, jika tidak didukung kemampuan ekonomi yang memadai, bisa membuat anak tidak terurus.

Makanannya kurang bergizi, sehingga gampang sakit-sakitan. Belum lagi sekolahnya, pakaiannya, sehingga disarankan kepada orang tua agar menghindari terlalu banyak anak.

“Sedikit anak, tetapi terurus dengan baik, gizinya terjamin, kesehatannya baik, sehingga cerdas dan bisa bersekolah sampai sarjana tentu akan lebih baik dibanding banyak anak tetapi tidak terurus dengan baik,” katanya.

Yang ketiga, T adalah terlalu sering atau terlalu rapat jarak kelahirannya. Ini juga perlu dihindari agar tidak membayakan ibu. Kemudian T yang terakhir adalah terlalu tua melahirkan.

“4 T dalam keluarga berencana ini hendaknya menjadi perhatian dan sebisa mungkin dihindari,” katanya.

Hadir dalam acara  itu Ketua Komisi IX DPR RI H. Dede Yusuf M. Effendi yang diwakili Tenaga Ahli Anggota DPR RI  Dodo Hambali.

(apt)

loading...

Feeds

petani

Petani di Cipageran Terpaksa Panen Dini

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Kekeringan yang melanda Kota Cimahi sejak sebulan lalu, cukup dirasakan petani di wilayah Keluarahan Cipageran, Kecamatan Cimahi …
rs

Dewan Sorot Kekosongan Pimpinan Enam RS

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat bakal mengagendakan pertemuan dengan Pemeritah Provinsi Jawa Barat, terutama …
regulasi

Regulasi Rumit Ganggu Harga Pangan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Galuh Octania mengingatkan pemerintah terkait harga pangan. Menurutnya, bahwa regulasi …

Kemendikbud Siapkan Rotasi Guru

Pendekatan zonasi tidak hanya diterapkan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan bahwa pendekatan serupa …