Gegara Air Cucian Beras, Pria Asal Cimahi Ini Jadi Mirip Artis Korea

Pria Sering Dibully (Foto: Facebook)

Pria Sering Dibully (Foto: Facebook)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Eka Supriatna, warga asal Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat ini berubah 180 derajat setelah melakukan cuci muka dengan air cucian beras. Ia menjadi sosok mirip artis Korea. Remaja ini tak melakukan operasi plastik menurut pengakuannya.


Perubahan ini bukanlah tanpa sebab, ini dikarenakan bully saat masih duduk di bangku di bangku SMK kelas 3.  Diejek dan dihina menjadi makanan sehari-hari Eka Supriatna.

Bahkan ia mengaku pernah diludahi. Tindakan itu dia dapatkan karena dirinya punya kulit hitam lebam, wajah berjerawat, dan tubuh gemuk.

Kesedihan Eka yang menggilai artis Korea tidak berhenti di situ. Saat duduk di bangku SMP, dia pernah ‘nembak’ 4 perempuan yang ditaksir, tapi hasilnya selalu ditolak. Tentunya ini membuat dirinya ‘down’ dan kehilangan kepercayaan diri.

Sampai akhirnya Eka bertekad untuk bertransformasi. Niat ini dia tanam dalam diri sejak duduk di bangku SMK kelas 3, tepatnya pada 2013. Awalnya Eka mencoba untuk menghilangkamn jerawat yang ada di wajahnya.

Aku coba pakai bahan alami apa pun itu. Hasilnya memang terbukti tapi prosesnya sangat lama. Pada 2015 perubahan mulai terlihat di wajah aku, muka udah lumayan bersih dari jerawat sama flek hitam,” cerita Eka yang dia bagikan di laman Facebook pribadinya .

Setelah kulit wajah sudah membaik, Eka mulai ‘membenahi’ warna kulit wajahnya. Di tahun yang sama, Eka mengaku mulai melakukan perawatan pemutihan wajah.

Dia menyatakan, hanya air cucian beras yang digunakan secara rutin sebagai perawataannya. Satu tahun dia coba dan 2016 wajahnya putih sangat bersih!

Seperti belum puas, Eka kemudian merasa kalau berat badan tubuhnya mesti diubah juga. Dengan berat badan 102 kg, membuat dirinya belum percaya diri dan akhirnya Eka pun diet dan sampai sekarang, berat badannya 84 kg. “Mungkin karena kecapean kerja juga. Ya, seengganya semua perubahan ini tanpa biaya mehong,” sambungnya.

Di sisi lain, Eka pernah merasa sangat frustasi sebelum perubahan ini terjadi. Eka bahkan mengaku sampai ikut kajian agama untuk menenangkan dirinya dan di sana dia mempertanyakan hal yang selama ini diresahkan.

“Aku pernah curhat ke guru agama di kajian itu; Pak ada nggak sih hukuman bagi orang yang sering nge-bully?” tanyanya.

Lalu, pak gurunya menjawab; “Mereka akan bangkrut, bukan bangkrut harta atau uang. Rasulullah pernah berkata;

Orang yang bangkrut dari umatku adalah yang datang pada hari kiamat nanti dengan membawa pahala shalat, puasa, dan zakat, (namun) ia telah menghina si A, menuduh berzina si B, memakan harta si C, menumpahkan darah si D, dan memukul si E. Maka si A diberi pahala kebaikannya dan si B, si C… diberi pahala kebaikannya. Apabila amal kebaikannya habis sebelum terbayar (semua) kedzalimannya, dosa-dosa mereka yang dizalimi itu diambil lalu dilemparkan kepadanya, kemudian dia dilemparkan ke dalam neraka,” terang Eka mengingat pernyataan pak gurunya.

Dari kisah ini juga Eka menyampaikan sedikit pesan kepada teman-teman yang merasa di-bully karena fisik yang berbeda.

“Intinya, ketika kamu dibully karena fisikmu buktikan kalau kamu bisa mengubahnya. Kamu harus tetap SABAR , SABAR dan SABAR. Kesabaran itu mungkin menyakitkan, namun kesabaran akan menjadi kesempurnaan di masa yang akan datang,” paparnya dengan bangga.

(ozn)

Loading...

loading...

Feeds

Nyabu, Vokalis Band Kapten Diringkus

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung mengamankan seorang pria berinisial AZ. AZ diciduk dari kamar kostnya yang berada …