Bunuh Suaminya, Ratu Kecantikan Dipenjara

POJOKBANDUNG.com – Seorang Ratu Kecantikan Puerto Rico harus menerima hukuman penjara seumur hidup karena menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh suaminya yang kaya di Kanada 14 tahun lalu.

Dilansir dari BBC pada Senin (18/3), perempuan bernama Áurea Vázquez Rijos tersebut sempat melarikan diri ke Eropa, tepatnya ke Italia dan Spanyol setelah menyaksikan suaminya, Adam Anhang, tewas di jalan pada September 2005.

Di pengadilan dia dengan marah mengatakan kepada ayah korban, “Saya harap kamu bahagia sekarang,” paparnya. “Anda kehilangan seorang putra tetapi saya juga kehilangan,” katanya dalam persidangan hari Jumat menurut Winnipeg Free Press.

“Saya kehilangan seorang pria yang saya cintai. Sebagian diri saya mati. Saya tidak bersalah dan waktu akan membuktikannya. Itu saja,” ujar Vázquez Rijos.

Dalam persidangan yang diadakan di pengadilan federal dekat tempat Anhang meninggal, hakim merekomendasikan dia untuk menghabiskan sisa hidupnya di Penjara Fort Worth, Texas.

Para penyelidik mengatakan, Adam Anhang, seorang pengembang real estate Winnipeg berusia 32 tahun yang menghasilkan jutaan dolar, dibunuh beberapa hari setelah ia menyatakan niatnya untuk bercerai dari Vázquez Rijos.

Suaminya minta cerai dari Vázquez Rijos hanya enam bulan setelah mereka menikah. Tak terima Vázquez Rijos menyuruh seorang pekerja restoran untuk membunuh suaminya. Ia waktu itu berjanji mau membayar USD 3 juta.

Saksi mengatakan, mereka telah melihat penyerang berbicara dengan Vázquez Rijos sebelum memukulnya, usai Adam Anhang dipukuli dan ditusuk secara brutal.

 

(jpc)

loading...

Feeds

KPK Kembali Tetapkan RY Sebagai Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) sebagai tersangka. Padahal, mantan Bupati Bogor ini baru …
hiv

Pemda Dituntut Tingkatkan Pengawasan HIV/AIDS

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG  – Untuk mengefektifkan pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS, tidak bisa dilakukan oleh pihak terkait atau yang ahli dibidangnya saja. …