Keluarga Bahagia Itu Mampu Hindari 4 T Ini

POJOKBANDUNG.com, PAMEUNGPEUK – Pemerintah terus berupaya menurunkan angka kematian bayi dan ibu yang melahirkan. Dengan demikian, program Keluarga Berencana kembali digalakkan untuk mencapai tujuan keluarga bahagia dan sejahtera. Untuk mewujudkannya diharapkan menghindari empat (4) T.


Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Komisi IX DPR RI H. Dede Yusuf M. Effendi yang diwakili Tenaga Ahli Anggota DPRD  Saeful Bachri pada sosialisasi Advokasi Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) program Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK)  di Lapangan PT Patal Kampung  Gunungsari RT 3 RW 3 Desa Bojong Manggu Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung, Sabtu (16/3/2019).

Saeful Bachri menuturkan, untuk T yang pertama adalah terlalu muda melahirkan. Ini tentu disebabkan karena menikah pada usia muda.

Karena itu, Saeful Bachri menyarankan orang tua yang hadir untuk tidak buru-buru menikahkan anaknya.

“Biarkan dulu sekolah, setelah tamat cari kerja. Nanti setelah bekerja, setelah matang, baru mulai merencanakan berkeluarga,” ujarnya .

Berikutnya, lanjut dia, yakni T yang kedua, adalah terlalu banyak anak. Dikatakan, terlalu banyak anak, jika tidak didukung kemampuan ekonomi yang memadai, bisa membuat anak tidak terurus.

Makanannya kurang bergizi, sehingga gampang sakit-sakitan. Belum lagi sekolahnya, pakaiannya, sehingga disarankan kepada orang tua agar menghindari terlalu banyak anak.

“Sedikit anak, tetapi terurus dengan baik, gizinya terjamin, kesehatannya baik, sehingga cerdas dan bisa bersekolah sampai sarjana tentu akan lebih baik dibanding banyak anak tetapi tidak terurus dengan baik,” katanya.

Yang ketiga, T adalah terlalu sering atau terlalu rapat jarak kelahirannya. Ini juga perlu dihindari agar tidak membayakan ibu. Kemudian T yang terakhir adalah terlalu tua melahirkan.

“4 T dalam keluarga berencana ini hendaknya menjadi perhatian dan sebisa mungkin dihindari,” katanya.

Hadir dalam acara  itu Sekretaris  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jabar, Rahmat Mulkan.

(apt)

Loading...

loading...

Feeds

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mendapat suntikan vaksin Covid-19 untuk tahap kedua. Vaksinasi dilakukan di halaman Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, …

Wow! Kemendikbud Beri Bocoran Soal AN?

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan contoh soal Asesmen Nasional (AN) akan dilaksanakan pada September 2021. Adapun, penilaian AN itu …

Dukung UMKM, Integrasikan Layanan Iklan Digital

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Telkomsel bersama Gojek terus memperkuat komitmen dalam mendorong pemberdayaan UMKM di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital terdepan …

Wisuda Mahasiswa XL Future Leaders

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali mewisuda mahasiswa Program XL Future Leaders (XLFL). Kali ini sebanyak 149 mahasiswa angkatan …