Bappeda Jabar Manfaatkan TAP Akselerasi KPBU

ILUSTRASI

ILUSTRASI

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar memanfaatkan jaringan dari Tim Akselerasi Pembangunan (TAP) untuk merealisasikan skema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Dari identifikasi sementara, sudah ada 19 proyek dengan nilai Rp 29 Triliun untuk ditawarkan kepada investor.


Kepala Bappeda Jabar, Taufiq BS dari 19 proyek yang ada, tiga diantaranya sudah sangat siap dan layak untuk bisa direalisasikan dengan skema KPBU. Ketiganya adalah Tempat Pemrosesan dan Pengelolaan Akhir Sampah (TPPAS) Legoknangka, LRT Bandung Raya dan SPAM Bandung Raya. Kesiapan proyek-proyek ini kemudian ditindaklanjuti dengan penyiapan detil proyek.

“Ada 19 proyek yang sudah kami lakukan igentifikasi. Sejauh ini baru tiga yang akan didorong karena paling layak,” katanya di Gedung Sate, Jalan Dipobegoro, Kota Bandung, Jumat (15/3/2019).

Hanya saja, sebelumnya, Bappeda dan TAP tengah mematangkan pembentukan Simpul KPBU terlebih dahulu yang nantinya akan mengelola urusan proyek-proyek yang memakai skema KPBU. Simpul ini mempunyai peranan yang penting namun kerap luput dalam menjalankan skema bisnis tersebut.

Nantinya, akan ada sebuah unit khusus Simpul KPBU di Bappeda Jabar yang diatur oleh payung hukum keputusan gubernur dimana nanti akan ada jabatan Kepala Simpul KPBU.

“TAP mencatat kelemahan Pemprov Jabar selama ini tidak memiliki simpul skema tersebut. Simpul KPBU ini dibuat untuk menyatukan proyek-proyek tadi dalam satu koordinasi. Nanti fasilitasi, pembinaan dan monitoring evaluasi dilakukan di simpul ini,” tuturnya. “Kami dibantu TAP yang merupakan orang-orang profesional, mereka punya jaringan luas dengan Pusat, sehingga sangat membantu pelaksanaan dan percepatan KPBU ini,” katanya.

Rencananya pada April mendatang pihaknya akan mengundang Kementerian Keuangan, PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan pihak lain untuk sama-sama mendalami proyek-proyek unggulan tersebut. Dalam waktu dekat juga pihaknya akan meminta pendanaan project development facilities (PDF) pada Kementerian Keuangan.

Loading...

loading...

Feeds