Massa Capres Jokowi Teriak “Balikin Lahan Negara”

Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi)  saat kegiatan Deklarasi Alumni Jabar Ngahiji di Monumen Juang, Kota Bandung, Minggu (10/3/2019).

Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat kegiatan Deklarasi Alumni Jabar Ngahiji di Monumen Juang, Kota Bandung, Minggu (10/3/2019).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan bahwa konsesi lahan yang diberikan pemerintah kepada perusahaan swasta harus produktif. Terlebih, pesaingnya calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto memiliki lahan di Kalimantan Timur seluas 220.000 hektare dan di Aceh Tengah seluas 120.000 hektare yang sempat ramai dibicarakan usai debat Pilpres 2019 pada 17 Februari. Namun, pembagian itu disebut tidak terjadi pada pemerintahan Jokowi.

“Memberikan konsesi (kepada) perusahaan itu juga legal-legal saja, tidak ada masalah. Tetapi lahan itu harus produktif. Lahan itu harus memberikan manfaat kepada negara dan rakyat,” kata Jokowi di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Kota Bandung, Minggu (10/3/2019).

Sementara menjawab pernyataan Jokowi soal kepemilikan lahan tersebut, Prabowo mengakui menguasai lahan tersebut. Namun, Prabowo hanya memiliki hak guna usaha (HGU) sementara tanah tersebut milik negara. Prabowo pun merelakan tahannya dikembalikan ke negara bila diminta.

“Tapi kalau lahannya lima kali lipat lebih dari Provinsi Jakarta, lima kalinya Jakarta lahan itu,” sindir Jokowi dalam kalimat terpenggal.

Pernyataan itu ditanggapi teriakan, “Balikin, balikin” oleh massa yang memenuhi lokasi acara tersebut.

Prabowo, dalam debat kala itu juga berjanji akan mewujudkan Pasal 33 UUD 1945 yang menyatakan bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Saya meyakini dengan optimisme. Saya meyakini bukan pesimisme, kita akan bersama-sama membawa negara ini maju. Jangan sampai ada yang teriak-teriak pesimisme lagi,” tandasnya.

Jokowi pun kembali mengatakan, jangan juga ada yang teriak-teriak pasal 33, jangan sampai ada lagi yang teriak-teriak satu persen menguasai 90 persen aset. “Tapi dia sendiri memiliki lima kali provinsi Jakarta, lahannya,” ujar Jokowi.

Massa pun kembali meneriakkan kata-kata, “Balikin, balikin”.

“Balikin, balikin seperti lagunya Slank saja. Justru saya yang dituding-tuding. Wong saya ini memberikan konsesi, memberikan hutan sosial, membagikan sertifikat kepada rakyat, kok katanya tidak berguna, tidak bermanfaat,” pungkas Jokowi.

(apt/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Telkomsel Gelar IndonesiaNext 2019

Telkomsel kembali menggelar IndonesiaNEXT sebagai program yang menyasar pada peningkatan keahlian profesional para mahasiswa sebagai persiapan SDM yang unggul.
Fun Run

Ribuan Pelari Meriahkan ITB-PLN Fun Run 5K 2019

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Yayasan Solidarity Forever (YSF) beserta Institut Teknologi Bandung (ITB) dan didukung Perusahaan Listrik Negara (PLN), menggelar ITB-PLN …