Gambar Satelit Tunjukkan Korut Siap Luncurkan Rudal atau Satelit

Gambar satelit dari sebuah fasilitas di dekat Pyongyang menunjukkan, Korea Utara (Korut) sepertinya bersiap untuk meluncurkan rudal atau satelit (KCNA)

Gambar satelit dari sebuah fasilitas di dekat Pyongyang menunjukkan, Korea Utara (Korut) sepertinya bersiap untuk meluncurkan rudal atau satelit (KCNA)

POJOKBANDUNG.com – Gambar satelit dari sebuah fasilitas di dekat Pyongyang menunjukkan, Korea Utara (Korut) sepertinya bersiap untuk meluncurkan rudal atau satelit. Peningkatan aktivitas ini terjadi di sekitar situs yang dikenal sebagai Sanumdong, tempat Korut mengumpulkan sebagian besar rudal balistik dan roketnya.


Ini muncul setelah laporan awal pekan ini bahwa situs peluncuran roket utama Korut di Sohae telah dibangun kembali. Pekerjaan untuk membongkar Sohae dimulai tahun lalu tetapi berhenti saat pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS) terhenti.

korut, tiongkok, beijing, kim jong un, trump, as, vietnam, KTT Kedua, uji coba rudal,Namun AS mengatakan, hal itu sama saja Korut tak konsisten dengan komitmen yang telah dibuat oleh Pemimpin Tertinggi Korut Kim Jong Un kepada Presiden Trump (Reuters)

Pada hari Jumat (8/3) Presiden AS Donald Trump mengatakan, ia akan kecewa jika Korut melanjutkan uji coba senjata lagi. “Saya akan terkejut jika dia melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan pemahaman kita. Tapi kita akan lihat apa yang terjadi,” katanya dilansir dari BBC.

“Saya akan sangat kecewa jika saya melihat uji coba senjata lagi,” tambah Trump. Analis percaya, kemungkinan besar pada tahap ini Pyongyang bersiap untuk meluncurkan satelit daripada melakukan uji coba rudal.

Namun AS mengatakan, hal itu sama saja Korut tak konsisten dengan komitmen yang telah dibuat oleh Pemimpin Tertinggi Korut Kim Jong Un kepada Presiden Trump.

Sementara itu, kendaraan besar terlihat bergerak di sekitar Sanumdong, kegiatan yang di masa lalu menunjukkan bahwa Korut setidaknya bersiap untuk memindahkan beberapa jenis rudal atau roket ke area peluncuran. Gambar satelit diterbitkan oleh jaringan radio publik AS, NPR.

Wartawan BBC di Seoul Laura Bicker mengatakan, Korut mungkin akan menguji AS setelah pembicaraan di Hanoi antara Donald Trump dan Kim Jong Un gagal, berharap bahwa AS akan menawarkan kesepakatan yang lebih baik untuk menghindari peluncuran.

Pertemuan yang sangat dinanti-nantikan antara kedua pemimpin di Ibu Kota Vietnam pekan lalu berakhir tanpa kesepakatan atas perbedaan seberapa besar Korut bersedia membatasi program nuklirnya sebelum diberikan bantuan terhindar dari sanksi.

(jpc)

Loading...

loading...

Feeds