Pabrik Masih Buang Limbah Sembarangan

: Petugas Satgas Citarum Harum bersama masyarakat melakukan pembersihan sungai yang tercemar limbah pabrik dan domestik di kawasan Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, beberapa waktu lalu.

: Petugas Satgas Citarum Harum bersama masyarakat melakukan pembersihan sungai yang tercemar limbah pabrik dan domestik di kawasan Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, beberapa waktu lalu.

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Aliran sungai di wilayah Kecamatan Cimahi Selatan belum bisa di sterilkan dari pencemaran limbah cair, yang dihasilkan oleh sejumlah pabrik. Seperti diketahui, sungai yang ada di wilayah Kota Cimahi merupakan anak Sungai Citarum.


Berdasarkan catatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, ratusan pabrik yang beroperasi di Cimahi menyumbang 25 sampai 30 persen pencemaran aliran sungai. Sementara sisanya berasal dari limbah domestik rumah tangga dan sampah.

“Limbah pabrik yang dibuang itu banyaknya mengalir di aliran Sungai Cimancong dan Sungai Cibaligo. Bisa dilihat kan kondisi alirannya seperti apa,” ujar Kepala DLH Kota Cimahi, Mochamad Ronny saat dihubungi Radar Bandung, Kamis (7/3/2019).

Permasalahan pembuangan limbah sembarangan oleh industri di Cimahi sudah menjadi masalah laten dan belum ada jalan keluarnya.

Namun, munculnya keluhan maupun laporan mengenai aksi buang limbah sembarangan tidak mesti diartikan sebagai kecolongan, mengingat kompleksnya saluran pembuangan dan banyaknya saluran siluman.

“Butuh proses dan waktu lama untuk bisa menyelesaikan perilaku ini. Saluran silumannya banyak, kita coba pelan-pelan benahi. Petugas kita juga kan terbatas,” katanya.

Menurutnya, tudingan itu mesti dibuktikan dengan jelas mengenai waktu dan siapa pelakunya. Namun dia mengklaim aksi buang limbah sembarangan di siang hari saat ini sudah tidak ada.

“Memang banyak yang bilang, katanya kalau malam apalagi pas hujan suka ada pabrik yang buang limbah sembarangan. Tapi kan mesti dibuktikan. Kalau di siang hari sudah tidak ada,” jelasnya.

Untuk meminimalisir aksi buang limbang sembarangan pada malam hari, pihaknya mewacanakan pengawasan di malam hari dengan menambah personel patroli bekerja sama dengan Satgas Citarum Harum.

“April setelah Pilpres ada tambahan personel untuk pengawasan sungai,” ujarnya.

Meski limbah pabrik masih menyumbang pencemaran sungai, dirinya mengklaim bahwa setahun belakanhan ada perbaikan kualitas air sungai di Kota Cimahi dengan perbaikan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) industri di Kota Cimahi.

“Kalau dibandingkan setahun lalu, relatif air secara kasat mata lebih baik karena saya temukan ada biota air, ikan kecil (impun) masih bisa hidup,” tegasnya.

Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana juga mengakui bahwa masih ada aliran sungai yang tercemar limbah cair. Hal itu disampaikannya disela-sela peninjauan ke kawasan industri belum lama ini.

“Mesti diakui, pencemaran aliran sungai itu masih ada. Bisa dilihat dari warna hitam airnya dan bau menyengat,” katanya.

(dan)

Loading...

loading...

Feeds

Gisel Penuhi Wajib Lapor Diantar Kekasih

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA-Gisella Anastasia kembali memenuhi panggilan panggilan polisi untuk wajib lapor terkait kasus video syur dirinya dengan Michael Yukinobu. Gisel …