Wow…Ditemukan 87 Granat Mortir Saat Bikin Garasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sebanyak 87 granat yang diduga granat mortir ditemukan terpendam dalam tanah di halaman rumah milik Cita Harianto, warga Jl Ir H Djuanda No 225, RW 2 Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.


Pemilik rumah berniat membuat garasi di rumahnya. Namun saat tukang bangunan menggali tanah halaman rumahnya, ditemukan sebuah benda berbahan besi yang mencurigakan. Pemilik rumah lantas melaporkan temuan ini ke Polsek Coblong

“Penggalian oleh tukang bangunan dihentikan, kemudian petugas kami dari Polsek Coblong melakukan olah TKP dan benar ditemukan benda diduga mortir. Kemudian petugas polsek menghubungi Tim Jibom Brimob Polda Jabar,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema kepada wartawan di lokasi temuan, Selasa (5/3) malam.

Setelah penggalian lebih lanjut oleh Tim Jibom, beberapa mortir ditemukan lagi sehingga terus dilakukan penggalian sampai Selasa (5/3) malam jam 20/\.50 WIB sudah terkumpul 87 mortir.

Pihaknya pun lantas mengkordinasikan temuan ini ke Kodim 0618/BS dan Pelaksana Kodam/Paldam III/Siliwangi untuk selanjutnya diserahkan.

“Kita serahkan ke Paldam III/Siliwangi untuk analisas lebih lanjut. Diduga mortir ini digunakan pada masa Perang Dunia II,” tandas Kapolrestabes.

Penggalian dihentikan sampai malam dan rencananya Rabu pagi ini akan dilanjut meskipun dapat dipastikan tidak ada lagi mortir lainnya yang masih tertanam di lokasi.

“Demi keamanan warga sekitar kami tempatkan petugas untuk mengamankan dan mesterilkan tempat sampai dapat dipastikan tidak ada lagi mortir yang tersisa,” ujar Irman.

Dandim 0618/BS Letkol Inf. M. Herry Subagyo menambahkan temuan ini juga pernah terjadi di beberapa daerah lainnya di Indonesia seperti di Kota Medan.

“Kebanyakan kondisinya sudah rusak total tidal berfungsi, tapi masih ada beberapa yang diperkirakan masih bagus secara fisik yang bisa saja meledak,” terang Dandim.

Pihaknya akan mengamankan ke-87 mortir tersebut ke gudang amunisi di Paldam III/Siliwangi di Banjaran untuk menelitinya lebih lanjut. Dilihat dari ukuran fisiknya, imbuh Dandim, granat mortir tersebut memiliki daya ledak yang cukup tinggi berjenis Kaliner 80 Mm.

“Kalau dilihat dari pola tanamnya secara struktur memang rapih. Jadi diperkirakan ada yang sengaja mengamankan. Kemungkinan masih ada yang tertanam di dalam, jadi bisa saja jumlahnya bertambah, namun itu perlu alat khusus untuk menemukannya,” kata Letkol Inf Herry.

Herry juga memaparkan, rumah lokasi penemuan mortir tersebut adalah mantan pejuang revolusi yang berpangkat kopral. “Namanya Wibowo Murdoko, pangkat terakhirnya kopral. Setelah pensiun, beliau menjalankan bisnis di bidang tekstil. Bangunan ini sudah ada tahun 1938, dan saat ini dihuni oleh Cita Harianto, yang merupakan anak dari Wibowo Murdoko,” tuturnya.

(Siliwangi)

Loading...

loading...

Feeds