Minimalisir Pengangguran, Disnaker Bandung Jalin Kerjasama dengan Kota Toyota Jepang

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Tidak bisa menyerap seluruh tenaga kerja, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, jalin kerjasama dengan Kota Toyota, Jepang.


Menurut Kepala Disnaker Kota Bandung, Asep C. Cahyadi jumlah pengangguran di Kota Bandung pada 2018, sebanyak 102 ribu, dengan angkatan kerja sebanyak 1,2 juta jiwa. Dengan 27 % dari 102 ribu ini adalah lulusan sarjana, 17 % lulusan sma dan sma dan sisanya dari berbagai macam lulusan.

“Memang tidak semua angkatan kerja bisa terserap lapangan pekerjaan di Kota Bandung. Karenanya kita melakukan beberapa upaya,” ujar Asep, kepada wartawan Selasa (5/3).

Asep mengatakan, beberapa kendala tidak terserapnya tenaga kerja adalah karena lapangan kerja terbatas, dan miss map.

“Jadi kebutuhan lapangan pekerjaan tidak sesuai dengan tenaga kerja yang dibutuhkan,” terang Asep

Menurut Asep, sekarang sudah terlalu banyak sarjana lulusan dari fakultas umum, seperti sekretaris, hukum, dan administrasi. Sedangkan kebutuhan lowongan kerja dari lulusan yang spesifik, seperti tenaga teknis.

“Makanya, ke depan pemerintah akan membatasi sarjana lulusan fakultas umum ini,” terang Asep.

Untuk mengatasi banyaknya pengangguran, Asep mengatakan pihaknya menjalin kerjasama engan Kota Toyota, Jepang.

Kerjasamanya, dalam biang pelatihan dan penyerapan tenaga kerja. Asep menjlaskan, pihak Toyota meminta sekitar 135 orang tenaga kerja yang akan dilatih berbagai macam keahlian.

“Syarat untuk mengikuti pelatihan dan penyerapan tenaga kerja ini antara lain, menguasai bahasa jepang dengan tingkat N3, an memenuhi persyaratan akademis yang ditetapkan pihak Toyota,” papar Asep.

Karenanya, sebelum ditetapkan bisa mengikuti pelatihan, calon tenaga kerja harus mengikuti serangkaian tes, yang dipantau langsung oleh pihak Toyota.

“Karena mereka yang dipekerjakan di Toyota nanti akan diperlakukan dengan manusiawi, tidak seperti tenaga kerja ke negara lain,” kata Asep.

Selain pengiriman tenaga kerja ke luar negeri, Asep menerangkan pihaknya rutin menggelar bursa tenaga kerja. Yang dalam sekali penyelenggaraannya, rata-rata menyediakan lowongan kerja sebesar 4 ribu tenaga kerja.

“Belum lagi bursa tenaga kerja yang digelar oleh pihak swasta dan diselenggarakan oleh beberapa universitas,” terangnya.

Meski demikian, jumlah pengangguran belum semua bisa tersererap seluruhnya, karena jumlahnya tiap tahun fluktuatif.

Ditambah lagi dengan jumlah PHK yang mencapai 7.107 orang, dengan berbagai alasan. Namun, dari jumlah tersebut, menurut Asep, ada juga yang mungkin sudah kembali bekerja di tempat lain.

(mur)

Loading...

loading...

Feeds

Gisel Penuhi Wajib Lapor Diantar Kekasih

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA-Gisella Anastasia kembali memenuhi panggilan panggilan polisi untuk wajib lapor terkait kasus video syur dirinya dengan Michael Yukinobu. Gisel …