Industri Pariwisata Harus Lebih Kreatif.

WISATA: Wisatawan saat menikmati sejumlah lokasi wisata di Kawah Putih, Ciwidey, Rabu (13/2).
( foto : SYAWAL FEBRIAn DARISMAN )

WISATA: Wisatawan saat menikmati sejumlah lokasi wisata di Kawah Putih, Ciwidey, Rabu (13/2). ( foto : SYAWAL FEBRIAn DARISMAN )

POJOKBANDUNG.COM, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berharap industri pariwisata terus berinovasi. Hal itu agar pariwisata Kota Bandung bisa terus berkembang dan berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung.

Pelaksana Tugas (Plt), Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengungkapkan, pendapatan dari pajak hotel terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2016, Kota Bandung memperoleh Rp178 miliar. Sedangkan di tahun 2018 mengalami peningkatan hingga mencapai Rp300 miliar. Sedangkan pendapatan restoran, Kota Bandung mampu mencapai Rp325 miliar pada 2018 lalu.

Sedangkan dari sisi kunjungan wisatawan, pada tahun 2017 mencapai 6,9 juta orang. Sedangkan pada tahun 2018 meningkat menjadi 7,5 juta orang.

“Luar biasa, ini salah satu bukti bahwa mitra PHRI dan Pemerintah terus terjalin,” ucap Ema pada acara Gemilang Ulang Tahun Emas 50 Tahun PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) di Hotel Grand Asrilia Jalan Pelajar Pejuang, kemarin.

Ema menyadari, kreatifitas dan inovasi harus menjadi lokomotif pengembangan industri pariwisata. Terlebih lagi, Kota Bandung memiliki banyak lembaga pendidikan baik perguruan tinggi maupun sekolah sekolah kejuruan yang didalamnya mendorong peserta didik untuk terjun dalam wirausaha termasuk didalamnya industri pariwisata.

“Saya mendorong industri pariwisata dan PHRI membantu mendongkrak perspektif pendapatan di Kota Bandung,” ujarnya.

“Kota Bandung sebagai ibu kota Provinsi Jawa Barat terus memberikan kontribusi yang baik,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua PHRI Jawa Barat, Herman Muchtar mengatakan, pihaknya selalu mendukung program pemerintah. PHRI siap menjadi mitra yang baik untuk menyukseskan kabupaten kota di Jawa Barat demi kemajuan industri pariwisata.

“Kami dukung program pemerintah yang dalam hal ini pariwisata menjadi lokomotif ekonomi dan mempunyai peluang cukup besar dari sisi Infrastruktur maupun destinasi,” katanya.

Herman menambahkan, PHRI terus mendorong agar fasilitas seperti hotel dan restoran setiap daerah memiliki keunikan tersendiri, sehingga mampu mendapatkan keuntungan bersama.

“Mari terus berinovasi agar target pendapatan tercapai. Kita tingkatkan terus SDM yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

(yls)

Loading...

loading...

Feeds

akhir

RCEP Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia, optimistis dapat merampungkan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Kawasan (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) pada …
undip

Trainer UNDIP Gembleng Ratusan Guru

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI) bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang dan Dinas Pendidikan dan …
pembangunan

Pembangunan NS-Link Belum Jelas

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Rencana pembangunan tol dalam kota North South Link (NS-Link) di Kota Bandung tidak jelas keberlanjutannya. Padahal sebelumnya, …
pts

Tel-U Peringkat Pertama PTS di Indonesia

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Telkom University (Tel-U) menempati peringkat kesatu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) nasional dalam klasterisasi Perguruan Tinggi (PT) Indonesia …
sportifitas

Tanamkan Sportifitas Sejak Dini

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sebanyak 16 tim sepak bola tingkat SMP se – Jawa Barat meriahkan Gala Siswa Indonesia (GSI) 2019. …