4,5 Tahun Kepemimpinan Jokowi Kemiskinan dan Pengangguran Menurun

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri

POJOKBANDUNG.com – Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengucap syukur atas capaian angka pengangguran dan kemiskinan yang turun dalam 4,5 tahun masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut dia, hal itu tidak terlepas dari baiknya koordinasi di antara menteri pembantu Jokowi.

“Tantangan setiap periode pemerintahan di Indonesia ini sama. Kemiskinan, ketimpangan sosial dan pengangguran. Tapi alhamdulillah 4,5 tahun di bawah pemerintahan Jokowi, tantangan tersebut mengalami penurunan,” ujarnya di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (20/2).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase angka kemiskinan per September 2018 kembali mengalami penurunan menjadi 9,66 persen dari posisi Maret sebesar 9,82 persen.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan jika dilihat angkanya maka jumlah orang miskin di Indonesia menjadi 25,67 juta orang dari yang sebelumnya 25,95 juta orang.

Sementara itu jumlah pengangguran berkurang 40.000 orang dalam setahun terakhir atau pada 2018 lalu, sejalan dengan turunnya tingkat pengangguran terbuka ke angka 5,34 persen pada Agustus 2018.

Jumlah angkatan kerja pada Agustus 2018 sebanyak 131,01 juta orang, naik 2,95 juta orang dibandingkan dengan Agustus 2017. Sejalan dengan itu, tingkat partsipasi angkatan kerja (TPAK) juga meningkat 0,59 persen poin.

“Ketimpangan sosial alhamdulillah juga menurun. Tolak ukurnya gini rasio. Saat ini Gini rasio turun dari 0,41 ke 0,38, yang berarti ketimpangan sosial menurun signifikan. Angka pengangguran juga alami penurunan dalam empat tahun terakhir, dari 6,18 persen menjadi 5,3 persen. Ini adalah angka pengangguran paling rendah di era reformasi bapak ibu sekalian,” tuturnya.

Selain itu, Hanif bersyukur capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh di atas 5 persen. Padahal, beberapa negara maju dan berkembang lainnya, angka pertumbuhannya masih di bawah Indonesia.

“Di tengah ekonomi dunia yang bergejolak kita juga pantas syukuri hal ini. Ini berarti kebijakan ekonomi Indonesia dari pak Jokowi baik dan benar. Jika kebijakan tidak baik dan tidak benar maka pertumbuhan ekonomi kita bisa jauh lebih rendah dari itu. Orang boleh suka tidak suka dengan data di atas. Kalau kata orang Indo, we are moving forward, we are on the right track. Saya ingin kita syukuri capaian tersebut,” tandasnya.

(jpc)

loading...

Feeds

finance

PT. WOM Finance Salurkan CSR ke 21 Masjid

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – PT. Wahana Ottomitra Multiartha (WOM) Finance memberikan bantuan sarana ibadah kepada 21 mesjid di Indonesia. Pemberian bantuan …

58 Tahun Bjb, Tandamata untuk Negeri

Menginjak usia yang ke 58 tahun, bank bjb bertekad terus bersinergi, berinovasi untuk melahirkan layanan terbaiknya bagi masyarakat Indonesia. 

Gerakan People Power Tak Natural

Bandung – Sejumlah tokoh agama dan alim Ulama di Bandung Raya menilai pengerahan masa atau People Power adalah mekanisme yang …

Amin Rais Cederai Nilai-nilai Demokrasi

Gerakan People Power yang di gembor-gemborkan elit politik dan beberapa tokoh di Jakarta, dinilai Dekan FISIP Universitas Pasundan Bandung, M.Budiana …