Ponpes Ulumuddin Kawal Kondusifitas Pemilu

ILUSTRASI : Pondok Pesantren Ulumudin Cirebon Jawa Barat.

ILUSTRASI : Pondok Pesantren Ulumudin Cirebon Jawa Barat.

POJOKBANDUNG.com, CIREBON –Dalam upaya menyukseskan gelaran Pemilu tahun 2019, pihak penyelenggara dan aparat keamanan di setiap daerah, dipastikan mendapat porsi lebih saat menjalankan tugasnya, karena pemilu kali ini dilakukan secara serempak. Untuk itu, peran dari seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan agar bisa membantu dalam menciptakan kondusifitas di lapangan.

Adapun pemilu yang dilaksanakan serentak itu yakni, Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg), sertaPemilihan Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Pilpres).

Untuk di wilayah Cirebon Jawa Barat, upaya dari pihak penyelenggara pemilu dalam rangka mewujudkan pesta demokrasi yang damai, mendapat dukungan dari seluruh elemen Pondok Pesantren Ulumudin.

Pimpinan Pondok Pesantren Ulumudin Cirebon, Kiai Ali Murtado mengatakan, menjaga kesuksesan pemilu sudah menjadi tanggungjawab bersama. Sebab, jika hanya mengandalkan pihak terkait saja, belum tentu pula kondusifitasnya bisa terjaga.

 “Saya mengimbau seluruh umat Islam di Indonesia terutama di Cirebon, untuk tetap menjaga keharmonisan dilingkungan. Jangan sampai mudah terserang isu-isu yang menjerumuskan,” kata Ali Murtado, di Pondok Pesantren Ulumuddin, Jalan KH. Bunyamin no 3Susukan, Cirebon Jawa Barat, belum lama ini.

Menurut dia, dalam pemilu kali ini kontestannya lebih banyak dari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), tentu sebagai umat Islam diharapkan mampu memberikan energi dengan hal positif. Misalnya seluruh masyarakat termasuk para santri memberikan doa, serta saling mengingatkan satu sama lain.

“Sebaiknya komponen bangsa memberikan hal positif yang mendukung kelancaran pemilu. Berdo’a kepada Allah SWT, agar Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI) diberikan pemimpin harapan umat,” ujarnya.

Sementara itu, pada saatpencoblosan nanti, Kiayi Ali pun mengimbau agar umat muslim di Indonesia menggunakan hak pilihnya secara cerdas dengan mempertimbangkan rasionalitas,berlandaskan kepada kriteria pemimpin yang dilandasaiberdasarkan al-Qur’an dan as-Sunnah. Terlebih dalam menentukan suatu pilihan kelak, akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

“Saya harap pihak penyelenggara mampu bersinergi yang baik dengan siapapun. Termasuk para santri di berbagai pondok seluruh Indonesia. Jadikan pemilu ini jujur, adil dan profesional,” pungkasnya.

(gat)

 

loading...

Feeds

finance

PT. WOM Finance Salurkan CSR ke 21 Masjid

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – PT. Wahana Ottomitra Multiartha (WOM) Finance memberikan bantuan sarana ibadah kepada 21 mesjid di Indonesia. Pemberian bantuan …

58 Tahun Bjb, Tandamata untuk Negeri

Menginjak usia yang ke 58 tahun, bank bjb bertekad terus bersinergi, berinovasi untuk melahirkan layanan terbaiknya bagi masyarakat Indonesia. 

Gerakan People Power Tak Natural

Bandung – Sejumlah tokoh agama dan alim Ulama di Bandung Raya menilai pengerahan masa atau People Power adalah mekanisme yang …

Amin Rais Cederai Nilai-nilai Demokrasi

Gerakan People Power yang di gembor-gemborkan elit politik dan beberapa tokoh di Jakarta, dinilai Dekan FISIP Universitas Pasundan Bandung, M.Budiana …