Tingkatkan Pemahaman JKN-KIS kepada Badan Usaha Melalui Sosialisasi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sebagai penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan selalu berupaya untuk meningkatkan kesadaran peserta dan masyarakat tentang pentingnya menjadi peserta pada Program JKN-KIS. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi, seperti yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan Cabang Cimahi kepada salah satu badan usaha yang ada di wilayah Kota Cimahi, Kamis (14/02/2019).


Badan usaha yang mendapat kesempatan untuk dikunjungi dan diberikan sosialisasi kali ini adalah PT Rajawali Hiyoto. Dihadiri kurang lebih 40 orang, Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang CimahiBina Hermawan, mengungkapkan bahwa kegiatan sosialisasi seperti yang dilakukannya tersebut merupakan kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan guna meningkatkan kesadaran terkait pendaftaran khususnya pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU).

Kunjungan dan sosialisasi seperti ini memang rutin dilakukan guna meningkatkan kesadaran Badan Usaha terkait kepesertaan JKN-KIS khususnya segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Selain untuk meningkatkan kesadaran terkait pendaftaran, kunjungan ini  juga dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman karyawan terkait manfaat dari Program JKN-KIS sampai dengan alur pelayanan,” ujar Bina.

Pada kesempatan tersebut BPJS Kesehatan Cabang Cimahi juga menyempatkan untuk menyosialisasikan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Dikatakan Bina bahwa di dalam Perpres 82 tahun 2018 tersebut, terdapat beberapa perubahan ketentuan termasuk untuk segmen peserta PPU yang tentunya penting untuk diketahui.

Sesuai dengan Perpres Nomor 82 Tahun 2018, peserta JKN-KIS dari segmen PPU yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), tetap memperoleh hak manfaat jaminan kesehatan paling lama 6 bulan, tanpa membayar iuran. Manfaat jaminan kesehatan tersebut diberikan berupa manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas III.

“Berkaitan dengan PHK, ada beberapa kriteria PHK yang harus terpenuhi diantaranya adalah PHK yang sudah ada putusan pengadilan hubungan industrial, dibuktikan dengan putusan/akta pengadilan hubungan industrial. PHK karena penggabungan perusahaan, dibuktikan dengan akta notaris. PHK karena perusahaan pailit atau mengalami kerugian, dibuktikan dengan putusan kepailitan dari pengadilan atau PHK karena Pekerja mengalami sakit yang berkepanjangan dan tidak mampu bekerja, dibuktikan dengan surat dokter,” jelas Bina.

Ditemui setelah kegiatan sosialisasi, perwakilan HR dari PT Rajawali Hiyoto Nelly Siregar mengungkapkan rasa terima kasih  kepada BPJS Kesehatan atas kunjungan dan sosialiasi yang telah dilaksanakan.

“Saya rasa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, saya dan teman-teman yang lain jadi mendapat informasi yang lengkap tentang Program JKN-KIS. Saya harap BPJS Kesehatan dapat terus rutin mengadakan kegiatan seperti ini,” tutup Nelly.

(dh)

Loading...

loading...

Feeds

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …

Bakal Punya Wadah Industri Kreatif

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan bertekad mewujudkan industri kreatif milenial. Gagasan itu rupanya tak main-main. Upaya …