Kader JKN Menjadi Ujung Tombak Kolektibilitas Iuran PBPU

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – BPJS Kesehatan Cabang Cimahi pada awal tahun 2019 ini menggelar kegiatan Evaluasi Kinerja Kader JKN di ruang rapat Kantor Cabang Cimahi dengan para Kader JKN. Dalam upaya memaksimalkan target kolektibilitas iuran PBPU dan penambahan jumlah peserta di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat, hingga saat ini BPJS Kesehatan Cabang Cimahi telah memiliki 62 Kader JKN sejak April 2017 yang tersebar di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Cimahi.


Pertemuan Evaluasi Kader JKN diadakan dengan tujuan untuk mengetahui capaian yang telah diperoleh Kader JKN selama melakukan aktifitas penagihan iuran dan mengetahui kendala-kendala yang dihadapi. Kegiatan evaluasi ini dibuka oleh Kepala BPJS Cabang Cimahi, Idham Kholid yang sekaligus memberikan arahannya. Dan dilanjutkan dengan penyampaian materi untuk me-refresh pengetahuan mengenai BPJS Kesehatan dan berbagai regulasi sebagai dasar pemberlakuan program ini.

Dengan adanya kader JKN ini diharapkan kesinambungan pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) dapat terjaga, kolektabilitas iuran PBPU meningkat, dan upaya pemerintah dalam menyediakan akses pelayanan kesehatan dan memberikan jaminan pembiayaan pelayanan kesehatan kepada seluruh rakyat Indonesia dapat terlaksana dengan baik.

Dalam pemaparannya, Idham mengingatkan kembali bahwa Kader JKN  ini harus selalu fokus terhadap target yang telah ditetapkan untuk meningkatkan kolektabilitas iuran dna juga lebih mensosialisasikan  Program JKN – KIS kepada masyarakat khususnya di wilayah binaan masing-masing Kader JKN.

“Dalam kegiatan dan fungsinya sehari-hari,  Kader JKN bertugas untuk melakukan kunjungan ke rumah – rumah Peserta JKN – KIS yang menunggak untuk mengingatkan Peserta agar segera membayar iuran tepat waktu. Para Kader juga wajib untuk melaksanakan sosialisasi ke masyarakat melalui pertemuan-pertemuan di tingkat RT/RW, posyandu, pengajian dll. Para Kader juga dibekali user agen PPOB agar memudahkan apabila ada peserta yang ingin langsung membayar iuran melalui  Kader JKN,” ujarnya.

Koordinator Kader JKN Wilayah Kerja BPJS Kesehatan Cabang Cimahi Ade Yulia saat ditemui seusai kegiatan evaluasi menyampaikan, bahwa dirinya beserta seluruh Kader JKN siap untuk mengabdi dan membantu sesama dalam program JKN-KIS. Sebagai salah satu Kader JKN yang telah bergabung sejak 2017 lalu, ia mengaku telah banyak sekali mendapatkan pengalaman.

“Saat ini saya bertugas Wilayah Lembang, Bandung Barat. Tugas kami yang utama adalah untuk menagih dan mengingatkan masyarakat agar rutin membayar iuran JKN, serta membantu masyarakat untuk melakukan pendaftaran, memberikan sosialisasi dan informasi seputar Program JKN-KIS. Semoga dengan keberadaan kami, masyarakat bisa semakin mudah dalam mengakses informasi terkait dengan Program JKN-KIS,” terang Ade.

Sementara itu, Idham juga menjelaskan bahwa keberlangsungan program JKN-KIS tidak hanya bergantung pada BPJS Kesehatan, melainkan melibatkan seluruh pihak termasuk Kader JKN. Sehingga kendala-kendala yang dihadapi oleh Kader JKN di lapangan, disWilayah binaan Kader JKN yang menjangkau sampai ke kecamatan dan desa menjadi salah satu kekuatan tersendiri untuk meningkatkan kolektabilitas iuran dan cakupan kepesertaan program JKN-KIS.

”Kegiatan evaluasi seperti ini sangat bagus dan harus terus berjalan secara rutin. Karena kendala-kendala yang dihadapi di lapangan dapat disolusikan bersama-sama melalui evaluasi ini. Kami berterima kasih kepada semua Kader JKN yang selama ini sudah bekerja keras membantu BPJS Kesehatan menyukseskan program JKN-KIS. Inovasi dari Kader JKN patut ditunggu di tahun 2019 ini agar hasil kinerjanya semakin meningkat,” tutupnya.

(dh)

Loading...

loading...

Feeds