Ridwan Kamil Kembangkan Program Satu Desa Satu Perusahaan

Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Gubernur Jabar Ridwan Kamil

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menggulirkan program Satu Desa Satu Perusahaan. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan warganya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah bertemu dengan salah satu perusahaan untuk mewujudkan program tersebut yakni, Salim Group. Sebab, perusahaan tersebut sedang membutuhkan 300 buah kelapa per harinya. Maka Pemprov Jawa Barat berkesempatan untuk mengambil peluang tersebut.

Saya menyambut baik nanti dikonversi satu desa satu perusahaan. Ini contohnya dapat pembeli, tinggal mencari perusahaannya,” kata Ridwan Kamil di Gedung Sate Bandung, Jumat (1/2).

Menurut Kang Emil sapaanya, masyarakat dengan menanam kelapa di lahan perkebunannya, pasti akan dibeli tiap bulannya oleh perusahaan itu. Dengan harga yang baik, tanpa harus bingung menjual hasil produksi.

Dalam hal ini wilayah yang memiliki potensi memproduksi tinggi atau menanam kelapa diantaranya Tasikmalaya, Ciamis, dan Pangandaran. Produk dari bahan dasar kelapa ini sedang tren dan dibutuhkan baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

“Kelapa ini lagi tren saya juga pengonsumsi air kelapa. Maka saya sangat proaktif merayu mereka yang memiliki pintu pertolongan untuk mensejahterakan rakyat Jabar,” ujarnya.

Pemprov Jawa Barat juga menerima hibah SPBU kecil untuk pesantren. Keuntungannya pun akan di bagi dua. Terpenting pihak pesantren tidak perlu mengeluarkan modal awal, cukup memiliki lahan seluas 200 meter persegi.

“Mereka bawa brand sendiri, karena analisanya yang sekarang ada di lapangan mereka beli di SPBU, kalau ini langsung dari sumbernya lebih murah. Untuk rakyat mah yang mana saja,” ungkapnya.

Program lainnya yang ditawarkan, yakni memiliki teknologi air kecil yang bisa jadi listrik. Sedangkan di Jawa Barat memiliki ribuan aliran air, maka bisa dipanen jadi listrik tanpa harus PLTA.

“Tapi poinnya adalah birokrasi 3.0, menitipkan sebagian tujuan pembangunan dengan pihak ketiga, business to business,” tandasnya.

(jpc)

loading...

Feeds