BKTI-PII Tandatangani MoA dengan Delapan Perguruan Tinggi di Bandung

Berdasarkan data PII, ia menyebutkan, dalam   10 tahun jumlah insinyur yang   dibutuhkan mencapai 650 ribu dengan jumlah lulusan yang dihasilkan setiap tahun tetap saja masih kurang. Jumlah lulusan perguruan tinggi yang menggeluti bidang Keinsinyuran hanya sekitar 14 persen, namun dari jumlah tersebut hanya separuhnyanya saja yang menggeluti pekerjaan yang ada kaitannya di bidang Teknik Keinsinyuran.


“Untuk itu kami mengambil langkah kongkrit melakukan kolaborasi dengan   Perguruan Tinggi agar dapat sinergis memenuhi kebutuhan tersebut guna menghadapi   tantangan dan peluang era industri 4.0,” paparnya.

Terkait dengan akademisi dan profesidosen, I Made Dana Tangkas menjelaskan, pengembangan dunia pendidikan harus “lingk and match” dengan dunia industri dan menguasai teknologi Industri maju. Dengan adanya MoA yang sudah ditandatangani   diharapkan dapat mempererat/memperdekat dunia Industri dengan perguruan tinggi sehingga keduanya dapat lebih banyak berkontribusi sesuai dengan perannya masing-masing.

“Para dosen juga akan lebih memahami industri sehingga berdampak pada   sistem pengajaran yang berkualitas,” terangnya.

Acara Sosialisasi sertifikasi Insinyur Profesional dan MoA BKTI-PII dengan perguruan tinggi tersebut dihadiri para praktisi Teknik Industri, pimpinan dan para dosen perguruan tinggi terkait. Selain itu juga turut hadir perwakilan
8 Perguruan Tinggi Program Studi Teknik Industri di Bandung.

(arh)

Loading...

loading...

Feeds

Bos Aquabike Kagumi Waduk Jatiluhur

RADARBANDUNG.ID, PURWAKARTA- Even internasional Aquabike World Championship Grand Prix Indonesia 2 akan digelar di waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, 9 hingga …