KPK Bidik Pejabat Pemprov Jabar Jadi Saksi Kasus Suap Meikarta

Kesaksian Neneng Rahmi di PN Bandung

Kesaksian Neneng Rahmi di PN Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menjadwalkan satu sesi khusus untuk menghadirkan saksi-saksi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat di persidangan kasus suap perizinan proyek Meikarta, Kabupaten Bekasi. Para saksi tersebut akan dihadirkan sekaligus dalam satu rombongan.


Pasalnya, dalam kasus suap perizinan Meikarta adanya peran Pemprov Jawa Barat dalam perizinan. Sebelumnya Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2013/2018, Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar telah dipanggil untuk diperiksa di KPK soal perizinan.

Bahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Iwa Karniwa pun turut disebut-sebut meminta uang senilai Rp 1 miliar untuk kelancaran pengurusan Raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Pemkab Bekasi.

“Nanti untuk pejabat Pemprov Jawa Barat, kami jadwalkan khusus satu sesi. Siapa saja saksinya kami tidak bisa sebutkan nama-namanya. Tapi itu dijadwalkan untuk satu sesi atau rombongan,” kata JPU KPK, I Wayan Riyana di Pengadilan Negeri Bandung, Senin (21/1).

Untuk diketahui, sesi khusus tersebut tidak berbeda dengan jadwal saksi-saksi sebelumnya yakni per bidang atau per dinas terkait. Seperti pada kesaksian, Senin (21/1) semua saksi merupakan pegawai dari Dinas PUPR Kabupaten Bekasi.

I Wayan menyampaikan untuk saksi yang akan dihadirkan pada Rabu (23/1) yakni dari Dinas Pemerintah Kabupaten Bekasi. Namun untuk nama dan jabatannya masih dirahasiakan.

“Nanti Rabu dari dinas di Pemkab Bekasi (tidak bisa disebutkan namanya). Sedangkan hasil sidang tadi ada temuan atau fakta baru yakni dari BAP tidak ada,” pungkasnya.

(jpc)

Loading...

loading...

Feeds