Wujudkan Kepuasan Peserta JKN-KIS Melalui WTA

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Demi menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan secara rutin menggelar kegiatan WTA (Walk Through Audit). WTA merupakan alat bantu untuk melakukan evaluasi terhadap layanan fasilitas kesehatan dalam hal meningkatkan indeks kepuasan peserta. Pelaksanaan WTA dilakukan di seluruh Fasilitas Kesehatan selama satu tahun. WTA tersebut dilakukan sebagai upaya dalam meningkatkan mutu pelayanan, dimana mutu pelayanan menjadi salah satu indikator tingkat kepuasan peserta JKN-KIS.


“Setiap minggu kami melakukan WTA (Walk Trough Audit) atau survey kepuasan peserta JKN-KIS terhadap pelayanan yg telah didapatkan di Rumah Sakit,” ujar salah satu Verifikator Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Cimahi Rinni Hendayani, Kamis (17/01/2019) setelah melaksanakan WTA di RS Mitra Anugerah Lestari Kota Cimahi.

Rinni menambahkan jika pihaknya juga melakukan customer visit terhadap pasien di Rumah Sakit. Customer visit tersebut dilakukan agar BPJS Kesehatan mampu mendapatkan data-data yang lebih akurat guna meningkatkan pelayanan kepada peserta.

“Hasil WTA dan customer visit setiap minggu kami feedback langsung kepada manajemen RS. Jika dalam hasil survey ada keluhan ataupun masukan dari peserta JKN-KIS, maka melalui feedback tersebut kami sampaikan kepada manajemen RS untuk segera menindaklanjuti keluhan dan masukan tersebut,” tambahnya.

Rinni mengatakan bahwa FKRTL yang akan dikunjungi secara bergantian oleh petugas pelaksana WTA berjumlah 13 RS yang tersebar di 2 wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Cimahi yaitu Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.

“Pada saat dilakukan customer visit, kami petugas BPJS Kesehatan juga sekaligus memberikan informasi langsung ke peserta JKN-KIS dan keluarganya tentang informasi seputar pelayanan BPJS Kesehatan. Selain itu kami juga melakukan sosialisasi terkait pelayanan kesehatan kepada petugas rumah sakit,” ujar Devi.

Dengan adanya WTA tersebut maka kita akan mengetahui apa saja yang menjadi kendala fasilitas kesehatan atau apa saja yang di rasakan oleh peserta saat berobat. Hasil WTA tersebut akan menjadi bahan sebagai umpan balik BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan agar memperbaiki tingkat pelayanan.

Mendengar langsung kesan pesan serta keluhan peserta JKN-KIS pasti akan menimbulkan efek yang berbeda terhadap duta BPJS Kesehatan. Dengan adanya hal seperti itu dapat meningkatkan produktivitas kinerja serta meningkatkan pelayanan baik dari internal maupun provider mitra BPJS Kesehatan.

(dh)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …