OYO Naikkan Okupansi Kamar Hotel di Bandung

Country Head OYO Indonesia Rishabh Gupta (tengah) usai peluncuran OYO Hotels di Topas Galeria Hotel Bandung, (17/1).

Country Head OYO Indonesia Rishabh Gupta (tengah) usai peluncuran OYO Hotels di Topas Galeria Hotel Bandung, (17/1).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG — OYO Hotels, jaringan hotel berbasis teknologi dengan pertumbuhan
terdapat di dunia, pada hari ini mengumumkan bahwa layanannya telah resmi beroperasi di Bandung. Pembukaan layanan di Kota Kembang ini merupakan bagian dari target OYO Hotels untuk memperluas jaringan ke lebih dari 100 kota di Indonesia pada akhir 2019.

Dengan hadir di Bandung, OYO Hotels menawarkan pengalaman menginap yang terstandarisasi namun terjangkau bagi para traveller Indonesia.

Tingginya animo wisatawan yang berkunjung ke Bandung berdampak pada permintaan kamar hotelyang tak hanya dirasakan oleh hotel kelas atas dan menengah, namun juga di segmen hotel budget lokal. Untuk memaksimalkan peluang pasar yang disebabkan tingginya permintaan dari para wisatawan, hotel budget lokal kerap menghadapi berbagai tantangan terutama standarisasi fasilitas, kualitas pelayanan dan strategi pemasaran untuk bersaing dengan hotel-hotel besar.

OYO Hotels memainkan perannya dalam membantu hotel budget lokal untuk mengatasi tantangan tersebut, membantu mereka melakukan transformasi layanan dan pelatihan staff untuk menghadirkan pengalaman menginap berkualitas bagi para tamu. Ketika memesan layanan OYO Hotels, para tamu mendapatkan jaminan akan fasilitas dan layanan terstandarisasi di seluruh jaringan OYO Hotels.

“Setiap properti di jaringan OYO Hotels dilengkapi dengan beberapa fitur utama seperti pendingin udara, televisi, tempat tidur yang bersih, Wi-Fi gratis, perlengkapan mandi, dan kamar mandi yang higienis. Selain menawarkan fasilitas berkelas, prioritas kami adalah memberikan penginapan berkualitas dengan harga terjangkau. Para tamu bisa dengan mudah mendapatkan layanan melalui saluran online maupun offline, termasuk aplikasi OYO, website, atau call centre,” kata Country Head OYO Indonesia, Rishabh Gupta.

Bandung merupakan salah satu kota favorit di Indonesia sebagai destinasi wisata. Setiap tahunnya, sekitar 5-6 juta wisatawan mengunjungi Bandung. Badan Pusat Statistik Jawa Barat dalam berita resminya menjelaskan bahwa Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel di Jawa Barat pada November 2018 mencapai 60,30 persen. Baik TPK hotel bintang maupun non bintang mengalami peningkatan. Selain itu, kedatangan tamu mancanegara melalui Bandara Husein Sastranegara juga mencapai lebih dari 14 ribu orang.

“Di Bandung, kami telah memiliki 15 hotel, lebih dari 610 kamar eksklusif dan dan 40 OYOpreneurs (sebutan untuk pegawai OYO) hanya dalam kurun 2 bulan sejak beroperasi di kota ini. Mereka memiliki akses ke penggunaan teknologi OYO. Kami juga melatih staf hotel untuk mengidentifikasi kesenjangan layanan. Melalui integrasi aplikasi OYO, manajer hotel, dan keunggulan operasional, kami ingin memberdayakan para pemilik hotel dengan memberikan pengalaman luar biasa pada tamu. Kami berharap dapat mereplikasi kinerja ini di Bandung dalam beberapa bulan mendatang dan menjadikannya Kota OYO!” tambah Rishabh.

Secara nasional, OYO telah mengalami pertumbuhan bisnis sebesar lima kali lipat. Sejak beroperasi di Indonesia pada Oktober 2018, kami memiliki lebih dari 150 hotel di 16 kota dan rata-rata para mitra hotel kami mengalami peningkatan okupansi kamar sebesar 80 persen jika dibandingkan sebelum bergabung dengan jaringan OYO Hotels. Melalui teknologi dan kemampuan mentransformasi serta menjalankan bisnis perhotelan, OYO Hotels juga sukses menambah 70 hotel dalam jaringannya setiap bulan.

“Kami juga menerima tanggapan luar biasa. Berdasarkan data, 70 persen hotel kami mendapat rating 8 ke atas di berbagai platform pemesanan hotel,” jelas Rishabh.

(*/nto)

loading...

Feeds