Pekerja Migran Indonesia Dapat Perlindungan Jaminan Sosial

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, meningkatkan manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Jaminan diberikan kepada PMI baik yang sedang masa persiapan kerja maupun yang sudah di tempatkan di negara tujuan.

Peningkatan manfaat dilakukan berdasarkan perubahan regulasi terkait peningkatan manfaat bagi PMI yang tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2018 tentang Jaminan Sosial Pekerja Migran Indonesia.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto mengungkapkan, pihaknya menyambut baik peningkatan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para PMI tersebut. Menurutnya, sudah sepantasnyalah pemerintah memberikan perlindungan jaminan sosial yang lebih baik kepada para pejuang devisa (PMI).

“Kami akan terus mengupayakan penyelenggaraan program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi PMI ini, dapat dirasakan oleh seluruh PMI”, tutur Agus, kemarin.

Adapun manfaat yang akan diterima bagi PMI yang terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan antara lain mencakup perlindungan atas risiko kecelakaan kerja dan kematian yang terjadi saat PMI sedang menjalani persiapan atau pelatihan, selama berada di negara penempatan kerja, hingga kembali ke Indonesia setelah masa kerja berakhir.

Selain perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm), PMI juga bisa memilih untuk ikut dalam program Jaminan Hari Tua (JHT) yang dapat digunakan sebagai tabungan bagi para PMI jika telah selesai menjalani masa kerja di negara penempatan.

Kata Agus, peningkatan manfaat diberikan dalam program perlindungan atas risiko kecelakaan kerja yang terjadi, seperti kecelakaan akibat kegiatan pekerjaan, tindakan kekerasan dan pemerkosaan yang pertanggungannya akan ditangani oleh BPJS Ketenagakerjaan sampai yang bersangkutan sembuh.

“PMI juga akan mendapatkan santunan cacat hingga Rp100 juta jika mengalami risiko kerja,” terangnya.

loading...

Feeds

Menteri Amran Lepas Ekspor Manggis Sukabumi

Kementerian Pertanian mengapresiasi kinerja ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi dalam rangka mendukung program Indonesia menjadi lumbung pangan dunia 2045. Hal …