Peduli Sesama, Relawan Balad Jokowi Gelar Acara Donor Darah

Relawan balad Jokowi mengadakan kegiatan donor darah di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Jl Perintis Kemerdekaan, Sabtu (12/1/2018).

Relawan balad Jokowi mengadakan kegiatan donor darah di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Jl Perintis Kemerdekaan, Sabtu (12/1/2018).

POJOKBANDUNG.com BANDUNG – Relawan balad Jokowi ajak kaum milenial Bandung untuk peduli sesama. Bentuknya mengadakan donor darah di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Jl Perintis Kemerdekaan, Sabtu (12/1/2018).

“Sekarang kan banyak bencana, tentu membutuhkan banyak stok darah. Karenanya kami menggelar acara ini, agar kaum milenial punya kepedulian sosial,” papar Koordinator Balad Jokowi, Rudi Kurniawan kepada wartawan.

Alasan dipilihnya kaum milenial untuk menyukseskan acara ini, karena banyak kaum milenial yang takut ikut donor darah.

“Kenyataannya, walaupun ajakan kami untuk kaum milenial, tapi yang berpartisipasi dalam acara ini, banyak juga ypartisipan yang sudah lebih dewasa,” bebernya.

Harapnnya, acara ini juga bisa menginspirasi kalangan yang lebih dewasa untuk samaisama memiliki kepdulian sosial.

“Kalau kaum milenial saja bisa melakukan hal baik, masa yang tua tidak bisa,” kelekarnya.

Rudi mengatakan, ajakan donor darah kepada milenial ini merupakan wujud nyata kinerja Balad Jokowi dalam memerangi hoaks.

“Daripada kita perang hoaks, lebih baik mengalihkan kegiatan kepada kegiatan positif,” tambahnya.

Ditemui di tempat yang sama, Koordintor acara Donor Darah Milenial, Krisna Setiadara mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi di kawasan Kota Bandung dan sekitarnya.
“Kami melakukan sosialisasi sampai ke Soreang, Cileunyi dan Rancaekek. Dan sekarang peserta yang datang cukup banyak,” terangnya.

Ke depan, lanjut Krisna, akan diadakan acara positif lainnya, sebagai bentuk nyata dalam membangun bangsa.

Sementara itu, salah seorang peserta donor darah Susi Susanti,33, mengatakan, ini lakipertama dia menjadi pendonor.
“Saya sebenarnya takut. Makanya ini pertama kali ikutan donor darah,” kata Susi.

Warga Kiaracondong ini memberanikan diri ikut jadi pendonor, karena mengetahui baik untuk kesehatan.

“Memang enak di badan terasanya,dadan jadi enteng. Tadinya kepala saya pusing, sekarang hilang,’ katanya.
Setelah ini, Susi berencana ikut acara dnir darah lagi.

“InsyaAllah, kalau ada kesempatan, saya mau lagi ikut jadi pendonor,” katanya

(mur)‎

 

Loading...

loading...

Feeds

akhir

RCEP Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia, optimistis dapat merampungkan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Kawasan (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) pada …
undip

Trainer UNDIP Gembleng Ratusan Guru

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI) bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang dan Dinas Pendidikan dan …
pembangunan

Pembangunan NS-Link Belum Jelas

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Rencana pembangunan tol dalam kota North South Link (NS-Link) di Kota Bandung tidak jelas keberlanjutannya. Padahal sebelumnya, …
pts

Tel-U Peringkat Pertama PTS di Indonesia

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Telkom University (Tel-U) menempati peringkat kesatu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) nasional dalam klasterisasi Perguruan Tinggi (PT) Indonesia …
sportifitas

Tanamkan Sportifitas Sejak Dini

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sebanyak 16 tim sepak bola tingkat SMP se – Jawa Barat meriahkan Gala Siswa Indonesia (GSI) 2019. …