Seorang Mahasiswi Nekat Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap di Semak-Semak

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, KALTIM –  Polsek Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, Kaltim, berhasil mengungkap kasus bayi dibuang di semak-semak di Desa Loa Lepu.

Kasus terungkap berkat gerak cepat Kapolsek Tenggarong Seberang Iptu Abdul Rauf, begitu pihak kepolisian menerima informasi ada bayi dibuang. Puluhan personel Polsek langsung dibagi dalam beberapa tim, tak satu pun personel yang libur hari itu.

Tim itu langsung di bawah kendali kapolsek. Sebagian ada yang ditempatkan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi dari warga. Ada juga personel ke Kecamatan Tenggarong, hingga Samarinda. Mereka mengumpulkan informasi ke seluruh klinik bersalin hingga rumah sakit untuk mencari berbagai informasi.

Hingga akhirnya, titik terang muncul. Polisi mendapat kabar jika ada persalinan seorang mahasiswi berinisial Sr di sebuah klinik di Jalan PM Noor Samarinda. Berbekal informasi tersebut, anggota yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Tenggarong Seberang Ipda Hadi langsung mendatangi klinik tersebut.

Meski telah mendapat petunjuk awal, polisi rupanya masih kesulitan mencari tahu alamat mahasiswi tersebut. Hingga akhirnya, petugas mendapat petunjuk lain yang mengarah pada alamat tempat tinggal orangtua bayi malang tersebut.

Tak perlu menunggu lama, selang 22 jam setelah kasus tersebut mengemuka, polisi berhasil menangkap kedua tersangka. Sejumlah barang bukti pun diamankan. Mulai dari pakaian bayi, kuitansi pembayaran persalinan serta buku kontrol perawatan ibu dan anak.

Kedua tersangka akhirnya diamankan di kontrakannya di Samarinda tanpa perlawanan pada Senin (7/1/2018) sekitar pukul 14.00 Wita.

Dari hasil pemeriksaan, kata kapolsek, tindakan nekat membuang bayi lantaran keduanya masih berstatus mahasiswa dan belum menikah.

Selama ini, Sr tinggal dengan kekasihnya berinisial St. Selain itu, hubungan keduanya tidak diketahui oleh orangtua masing-masing.

loading...

Feeds

Kritik Rekam Jejak Pansel Capim KPK

Catatan kurang sedap mengiringi perjalanan Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2019-2023. Mencuat jejak rekam (track …
SIMBOLIS : Peresmian secara simbolis monumen Gor Sasakawa yang dibangun di Jalan Padjadjaran, Bandung, disaksikan langsung oleh Sekjen KKI Pusat, Ketum Forki Jabar, Wali Kota Cimahi, Wakil Wali Kota Cimahi, Kasubdisbinor Disjasad, Ketum Forki Kota Cimahi dan pengurus, serta perwakilan pengurus perguruan-perguruan yang ada di Cimahi.

Kuatkan Tali Persaudaraan

CIMAHI – Keluarga besar Vira Prakarsa Yudha Sawa Dojo, Kushinryu M Karatedo Indonesia (KKI) melaksanakan buka puasa bersama dengan 400 …