Jabar Paling Banyak Laporan Pungli

Ketua Satgas Saber Pungli RI, Letkol CPM Endang Agustian

Ketua Satgas Saber Pungli RI, Letkol CPM Endang Agustian

POJOKBANDUNG, BANDUNG – Ketua Satgas Saber Pungli RI, Letkol CPM Endang Agustian mengatakan, laporan pungli (pungutan liar) di Jawa Barat, merupakan yang terbanyak di Indonesia. Di mana bentuk laporan pungli tersebut, mayoritas di sektor perizinan.

“Sejak dibuatnya Posko Pengaduan Pungli ini, jumlah laporan aduan rangking pertama adalah Jawa Barat. Karena bagaimana kita melihat jumlah masyarakatnya yang banyak dan juga merupakan daerah berkembang,” ungkapnya usai Launching Identity Masyarakat Anti Pungli Indonesia (MAPI) di Hotel Aston Pasteur, Jln. Pasteur, Kota Bandung, Kamis (10/1).

Menurutnya, laporan terkait pungli tersebut paling banyak pada sektor perizinan. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan pemantauan pada dinas atau instansi terkait, terlebih dengan adanya berbagai aduan tersebut.

“Memang sekarang semua untuk perizinan sudah satu pintu, tapi persoalannya adalah di hulu. Kalau memang ada pungli maka masuk dalam tindak pidana,” katanya.

Dikatakannya selain perizinan, pengaduan masyarakat terkait pungli juga ada di sektor pendidikan. Banyak keluhan tentang pungutan yang tidak semestinya atau diluar ketentuan.

“Itu kaitan dengan komite sekolah, jadi harus dibedakan mana yang pungutan, bantuan dan sumbangan. Kalau yang diminta ke orang tua tidak mengikat itu merupakan sumbangan, dan ini jadi persoalan yang diadukan masyarakat,” tuturnya.

Endang menuturkan, setiap laporan pengaduan yang masuk akan dipantau oleh pokja intelegen, setelah ditemukan indikasi baru dilakukan upaya oleh pokja penindakan.

Diakuinya dengan tingginya jumlah aduan pungli di Jawa Barat, terdapat dua sisi pandangan yang berbeda. Yakni kesadaran masyarakat yang tinggi akan pungli atau masih banyaknya kasus pungli yang terjadi.

“Tentu laporan pengaduan pungli yang diterima bukan tanpa sebab atau masalah. Yang penting bagaimana bisa menimbulkan efek jera,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua MAPI, Budi Suryo Santoso mengatakan, tingginya jumlah pengaduan pungli di Jawa Barat, menandakan adanya kesadaran masyarakat akan persoalan pungli.

“Artinya masyarakat di Jawa Barat memiliki keberanian dan aktif dalam melaporkan masalah pungli. Mungkin juga ada di daerah lain pungli, tapi tidak diketahui karena masyarakatnya diam,” ucapnya.

Budi menambahkan, masyarakat masih banyak yang belum memiliki kesadaran, akan pungli yang terjadi di sekitanya. Lebih jauh, pihaknya juga telah meluncurkan website www.MAPIsaberpungli.co.id, agar masyarakat dapat edukasi tentang pungli, aduan dan lain sebagainya.

“Pungli itu mengeluarkan yang tidak semestinya dan kita jadi whistle blowernya termasuk peran serta masyarakat. Ini yang perlu kita pahami,”pungkasnya.

(azs)

 

 

loading...

Feeds

petani

Petani di Cipageran Terpaksa Panen Dini

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Kekeringan yang melanda Kota Cimahi sejak sebulan lalu, cukup dirasakan petani di wilayah Keluarahan Cipageran, Kecamatan Cimahi …