Membayar Iuran JKN Bukan Saya Sakit, tetapi Ingin Bantu Sesama

POJOKBANDUNG.com, PONTIANAK –  Yanto (35) pria paruh baya ini datang ke kantor BPJS Kesehatan Cabang Pontianak untuk mencetak kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS), Jumat (4/12/2018).

Yanto adalah pekerja mandiri dengan penghasilan yang bisa dikatakan hanya  cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

Meskipun hanya sebagai pembuat batako, Yanto mengungkapkan bahwa sebenarnya sudah sejak lama ia ingin mendaftar sebagai peserta JKN-KIS, namun khawatir belum bisa membayar iuran tepat waktu sehingga ia mengurungkan terlebih dahulu niatnya tersebut.

Alhamdullilah ada sedikit rejeki 2 minggu yang lalu,  dan saya langsung mendaftar menjadi peserta JKN-KIS.  Begitu sudah waktunya membayar iuran pertama saya langsung ke salah satu mini market dekat rumah yang menerima pembayaran iuran JKN-KIS. Mudah sekali, cukup menunjukan nomor virtual account yang diberikan, saya langsung bisa bayar. Sekarang pun kartu KIS saya sudah tercetak, lega dan tenang sekali rasanya sudah memegang kartu KIS untuk saya dan keluarga,” tutur Yanto.

Yanto menceritakan bahwa ia sudah lama mendengar program JKN-KIS melalui televisi dan radio bahkan tetangganya, namun baru sekarang kesampaian untuk mendaftar. Ia pun mengetahui jika menggunakan kartu JKN-KIS dapat membantu biaya pengobatan bahkan sampai sakit yang parah.

“Saya mendaftar bukan karena saya mau sakit atau sedang sakit, tetapi saya takut nanti kalau saya atau istri dan anak-anak sakit bagaimana saya mencari uang untuk berobat.  Kalau hanya pilek dan batuk mungkin masih bisa beli obat di warung, namun jika lebih dari itu bagaimana saya mengobatinya,” ungkap Yanto.

Menurutnya dengan Rp. 25.500/perorang/perbulan cukup terjangkau bagi dirinya  untuk memiliki jaminan kesehatan jika dibandingkan dengan asuransi komersial yang ada saat ini. Yanto merasa semakin terbantu ketika ia mengetahui kanal pembayaran JKN-KIS yang semakin banyak dan mudah dijangkau olehnya.

“Saya berkomitmen untuk selalu membayar iuran saya dan keluarga tepat waktu setiap bulannya. Tentunya saya ingin didoakan agar saya dan keluarga selalu diberikan kesehatan,  sehingga iuran yang saya bayarkan bisa membantu peserta lain yang membutuhkan. Mudah-mudahan ke depan program ini berjalan semakin baik dan masyarakat Indonesia selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT,” tutup Yanto.

(ymi)

loading...

Feeds

KPK Kembali Tetapkan RY Sebagai Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) sebagai tersangka. Padahal, mantan Bupati Bogor ini baru …
hiv

Pemda Dituntut Tingkatkan Pengawasan HIV/AIDS

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG  – Untuk mengefektifkan pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS, tidak bisa dilakukan oleh pihak terkait atau yang ahli dibidangnya saja. …