Prostitusi Online di Bandung Masih Didalami, 2 Mucikari Jadi Tersangka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kasus dugaan prostitusi online yang melibatkan empat perempuan di Kota Bandung diamankan polisi. Dua diantaranya merupakan mucikari dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema mengatakan hingga saat ini tim Satreskrim Polrestabes Bandung masih melakukan pengembangan terhadap dugaan kasus prostitusi online. Pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada saksi yang diduga terlibat dalam prostitusi online tersebut.

Yang dua mucikari sudah ditetaokan tersangka pun masih dilakukan pemeriksaan intensif untuk menguatkan bukti-bukti atas perbuatan yang dilakukan oleh dua orang tersebut,” kata Irman di Mapolrestabes Bandung, Senin (7/1).

Pemeriksaan intensif dilakukan dengan tujuan mengetahui jaringan prostitusi tersebut. Siapa saja pelaku yang terlibat dan sejauh mana kegiatan prostitusi tersebut berjalan, saat ini masih dilakukan pengembangan.

“Masih kita dalami apakah jaringan sekitar Kota Bandung atau antar pulau,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP M Rifai mengatakan dalam menjalankan bisnis prostitusi online tersebut dari ‎dua mucikari berinisial IA, 51 dan NA, 33 diketahui menjajakan wanita yang masih belia. Dengan rata-rata usia 18 tahun.

Bahkan, para pelaku bisnis esek-esek ini menjajakan para perempuan pekerja seks komersial ini melalui media sosial Twitter yang kemudian berlanjut ke aplikasi pengolah pesan, WeChat untuk bertransaksi.

Untuk diketahui, sebelumnya Polrestabes Bandung membongkar praktik prostitusi online dalam operasi penggerebekan di salah satu hotel di Bandung, Minggu (6/1) kemarin. Kemudian berhasil mengamankan empat perempuan, dua diantaranya diduga sebagai mucikari dan telah ditetapkan tersangka sedangkan dua lainnya berstatus saksi.

(jpc)

loading...

Feeds

Dinilai Teruji, Brigas Pilih Dukung Jokowi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Joko Widodo dianggap sudah bisa menjaga stabilitas ekonomi dengan baik. Hal itu menjadi salah satu alasan sejumlah …