Jokowi Unggul 20 Persen dari Prabowo, Anak Buah Mega Happy

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, saat menghadiri pemaparan hasil survei Indikator Politik Indonesia, di Jakarta, Selasa (8/1)

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, saat menghadiri pemaparan hasil survei Indikator Politik Indonesia, di Jakarta, Selasa (8/1)

POJOKBANDUNG.com – Hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia menunjukan hasil positif bagi pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Mereka berhasil unggul 20 persen dari pesaingnya. Hal itu lantas disambut baik oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto.

Dari survei ini dikatakan Hasto menunjukkan isu hoax yang sering menyerang Jokowi tidak berhasil menurunkan elektabilitas. Menurutnya, isu hoax hanya menambah militansi pendukung kedua pasangan calon.

“Hasil survei tadi hoax tidak memiliki pengaruh banyak (terhadap elektabilitas, Red), kecuali pada aspek militansi internal masing-masing pasangan calon,” kata Hasto di Kantor Indikator Politik Jalan Cikini V Jakarta Pusat, Selasa (8/1).

Atas dasar itu, anak buah Megawati Soekarnoputri itu berharap agar pemilu dikembalikan kepada fungsi awalnya. Yaitu mencari pemimpin melalui adu gagasan dan program.

“Mari kembali pada posisi politik kita bersama bahwa politik itu merupakan kebiasaan yang kita lakukan menang 5 tahun kalah juga 5 tahun. Kita punya tanggung jawab bersama. Hasil survei ini kita jadikan sebagai sebuah pijakan bahwa Pilpres Pileg adalaah kontestasi gagasan, adu program rekam jejak,” imbuhnya.

Lebih lanjut kata Hasto, rakyat harus semakin cerdas dalam menyerap informasi yang masuk. Demi menghindari terpapar kabar bohong. Dengan survei tersebut, tentu dianggapnya menandakan kecerdasan masyarakat sudah semakin baik.

“Kita harus menumbuhkan optimisme kita dengan hasil survei tadi pemilih cerdas mereka berfikir mereka bukan sekedar menelan hoaks mentah-mentah dan kemudian memberikan dukungan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Idikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbarunya terkait elektabilitas pasangan Capres-Cawapres. Hasilnya pun masih relatif sama, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin masih di atas pesaingnya, Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno.

Survei kali ini diberi tema, ‘Media Sosial, Hoaks, dan Sikap Partisan Dalam Pilpres 2019’. Dihadiri langsung oleh perwakilan dari 2 kubu. Hasto Kristiyanto di kubu petahana, sedangkan Mardani Ali Sera di kubu oposisi.

Dalam survei kali ini, Jokowi-Ma’ruf mendapat elektabilitas 54,9 persen. Sedangkan Prabowo-Sandi 34,8 persen. 9,2 persen belum menentukan pilihan, serta 1,1 persen lainnya memilih golput.

Survei Indikator dilakukan pada rentang waktu 16-26 Desember 2018. Menggunakan metode multistage random sampling, melibatkan 1220 responden pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sedangkan margin of error pada angka 2,9 persen.

 

(jpc)

loading...

Feeds

Gali Potensi Para Pemuda, ABS Berikan Edukasi Pemilu

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dalam upaya mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tentunya generasi penerus bangsa terutama kalangan pemuda, perlu mendapat …

Rekayasa Jalan Sukajadi Mulai Diujicobakan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah Antapani, giliran Jalan Sukajadi yang mulai uji coba rekayasa selama sepekan kedepan. Kasatlantas Polrestabes Kota Bandung AKBP …

Ketua KPK Ogah Hadiri Debat Capres, Nih Alasannya

POJOKBANDUNG.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak akan menghadiri debat perdana kontestan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 pada Kamis (17/1) malam. …

OYO Naikkan Okupansi Kamar Hotel di Bandung

OYO Hotels, jaringan hotel berbasis teknologi dengan pertumbuhan terdapat di dunia, pada hari ini mengumumkan bahwa layanannya telah resmi beroperasi di Bandung. …