Moeldoko Sebut Isu Tujuh Juta Surat Suara Tercoblos, Sinting

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Wakil Tim Kampanye Nasional (TKN) Moeldoko angkat bicara terkait ciutan Andi Arif yang menyatakan bahwa ada tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priok. Moeldoko menyatakan perbuatan tersebut membuat gaduh demokrasi.

“Soal kontainer itu merupakan teror demokrasi. demokrasi perlu dibawa ke area yang tidak menggangu dan ini menggangu,” kata Moeldoko di Jalan Bungur, Kota Bandung, Jumat (4/1).

Ia menjelaskan, tuduhan Andi Arif terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan juga terhadap Jokowi-Maaruf merupakan berita bohong yang berbahaya jika dipercaya.

“Bisa dibayangkan kalau ini diyakini masyarakat, ini sebuah demokrasi paling jelek sedunia,” ungkapnya.

Ia merasa sangat tidak mungkin hal tersebut terjadi, mengingat pada saat ciutan tersebut pihaknya baru menentukan foto mana yang akan digunakan untuk di pajang pada lembaran surat suara.

“Kemarin kita juga ketemu TKN dan baru di paparkan foto mana yang dipilih, itu baru dua hari kemarin. Kemudian empat hari sebelumnya sudah ada berita pencoblosan kartu suara tujuh kontainer menjadi tujuh juta suara, ini kan sinting,” jelasnya.

Berdasarkan sumber yang dihimpun Pojokbandung, Andi Arif diberitakan bahwa ia mengakui memang sempat mencuitkan isu 7 kontainer surat suara telah tercoblos. Dalam cuitannya, Andi meminta KPU mengecek kebenaran kabar tersebut. Andi menolak disebut menyebarkan hoax karena, menurutnya, dia dalam posisi meminta KPU mengecek kabar liar tersebut.

Kemudian Ketua KPU Arif Budiman beberapa waktulalu mengatakan, menurut informasi yang beredar, tujuh kontainer tersebut datang dari China. Informasi itu menyebut bahwa masing-masing kontainer berisi 10 juta lembar surat suara dan satu kontainer telah dibuka.

Kabar tersebut juga menyebutkan bahwa surat suara sudah dicoblos pada gambar pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01. Arief menegaskan, seluruh berita tersebut adalah kabar bohong alias hoaks.

Dalam pengecekan ke kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Arief didampingi oleh jajaran komisioner KPU, Ilham Saputra, Hasyim Asyari, Viryan Azis, dan Pramono Ubaid Tanthowi.

(azs/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Google Hapus 85 Aplikasi di Play Store

Berdasarkan laporan peneliti di Trend Micro, Google menghapus 85 aplikasi dari Google Play Store. Pasalnya, aplikasi diketahui mengandung adware yang dapat …
blok

Rutilahu Sambangi Blok Dukuh Subang

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H.Ruhimat kembali merobohkan rumah warga untuk dilakukan perbaikan. Kali ini bersama warga dusun dua Blok …
meter

Warga Ujungberung Akan Arak Bendera 74 Meter

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Perayaan HUT ke-74 Republik Indonesia di Ujungberung, Kota Bandung, akan dimeriahkan oleh pengarakan bendera merah putih sepanjang …
pkl

Penataan PKL Cicadas Selesai September 2019

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) Cicadas rampung September 2019. Sebanyak 602 pedagang bakal …
narkoba

BNN Kota Bandung Canangkan Kelurahan BERSINAR

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penyalahgunaan Narkoba sangat merusak kehidupan penggunanya.bukan hanya dari segi fisik yang dapat merenggut nyawa,tetapi juga berdampak langsung …
lebih

Pondasi Budaya Harus Tetap Diperkokoh

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Selama ini belum ada landasan strategis mengenai kebudayaan. Undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, bangsa …
rsud

Gegara BPJS RSUD Cibabat Jadi Punya Utang

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Buntut tunggakan BPJS Kesehatan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat berhujung utang. Saat ini, untuk memenuhi …