Longsor Sukabumi, Sementara 22 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia

PENCARIAN KORBAN : Petugas gabungan mencari korban yang tertimbun tanah longsor di kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/1).  Foto: Riana Setiawan/Radar Bandung

PENCARIAN KORBAN : Petugas gabungan mencari korban yang tertimbun tanah longsor di kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/1). Foto: Riana Setiawan/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Tim SAR gabungan kembali berhasil mengevakuasi empat jasad korban longsor di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Jumat (4/1) malam. Hingga saat ini jumlah korban meninggal dunia sebanyak 22 orang.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan 4 korban longsor tersebut ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB. “Perinciannya, satu laki-laki dan tiga perempuan,” ujarnya didampingi Kabid Dokkes Polda Jabar Kombes Pol drg Arios Bismark, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi, dan Personel dari Basarnas, Jumat (4/1).

Korban meninggal dunia yang berhasil ditemukan dan diidentifikasi, selanjutnya diserahkan kepada keluarga korban. Dengan ditemukannya kembali 4 korban meninggal dunia, maka jumlah keseluruhan korban meninggal dunia sejak kejadian tanah longsor Senin (31/12) hingga Jumat (4/1) sebanyak 22 orang.

Adapun identitas keempat korban yakni, Nanih, 45; Sugandi, 41; Artemah, 80; dan Elniawati, 14. “Semuanya merupakan warga Cimapag,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan, menjelang tahun baru 2019, bencana tanah longsor menerjang Kampung Cimapag, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi pada Senin (31/12) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan hujan deras yang mengguyur sekitar Desa Sinarresmi menyebabkan aliran permukaan di areal hutan dan persawahan.

Jenuhnya air menyebankan longsor perbukitan dan materialnya meluncur menuruni lereng kemudian menimbun sekitar 34 rumah kampung adat bagian bawahnya yaitu di Kampung Cimapag, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

(jpc)

Loading...

loading...

Feeds

Google Hapus 85 Aplikasi di Play Store

Berdasarkan laporan peneliti di Trend Micro, Google menghapus 85 aplikasi dari Google Play Store. Pasalnya, aplikasi diketahui mengandung adware yang dapat …
blok

Rutilahu Sambangi Blok Dukuh Subang

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H.Ruhimat kembali merobohkan rumah warga untuk dilakukan perbaikan. Kali ini bersama warga dusun dua Blok …
meter

Warga Ujungberung Akan Arak Bendera 74 Meter

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Perayaan HUT ke-74 Republik Indonesia di Ujungberung, Kota Bandung, akan dimeriahkan oleh pengarakan bendera merah putih sepanjang …
pkl

Penataan PKL Cicadas Selesai September 2019

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) Cicadas rampung September 2019. Sebanyak 602 pedagang bakal …
narkoba

BNN Kota Bandung Canangkan Kelurahan BERSINAR

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penyalahgunaan Narkoba sangat merusak kehidupan penggunanya.bukan hanya dari segi fisik yang dapat merenggut nyawa,tetapi juga berdampak langsung …
lebih

Pondasi Budaya Harus Tetap Diperkokoh

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Selama ini belum ada landasan strategis mengenai kebudayaan. Undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, bangsa …
rsud

Gegara BPJS RSUD Cibabat Jadi Punya Utang

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Buntut tunggakan BPJS Kesehatan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat berhujung utang. Saat ini, untuk memenuhi …