Ayo Nikmati Gado-gado ala Hotel di ARTOTEL Bandung 

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sajian gado-gado sudah begitu terkenal di Indonesia. Makanan khas Betawi ini biasa dijual di kaki lima sebagai menu untuk sarapan atau makan siang. Kalau biasanya gado-gado disajikan sedikit berantakan dan diatas piring biasa, masyarakat bisa menemukan gado-gado modern di de Braga by ARTOTEL Bandung.

Olahan sayur mayur ini dimasak khusus oleh chef handal dan dijadikan salah satu menu best seller di Kunst Bistro. Yang membedakan disini adalah gado-gado di tata cantik di atas piring bundar nan besar. Penampilannya disajikan secara apik, namun isiannya tetap seperti biasanya yaitu sayur, saus kacang, serta peyek teri.

Head Chef de Braga by ARTOTEL, Fian HD mengaku bahwa dirinya berupaya menghadirkan menu khas daerah namun dengan suguhan berbeda. Ia membuat gado-gado ini dengan suguhan mewah ala hotel berbintang. Selain itu yang membuatnya istimewa adalah penggunaan lontong yang diganti dengan rice paper atau kulit beras. Ia membuat itu agar masyarakat yang sedang menjalani program diet bisa mencoba tanpa takut kebablasan.

“Kalau umumnya gado-gado ini pakai lontong, saya ganti sumber karbohidratnya dengan rice paper atau kulit beras. Jadi sayurannya digulung dengan kulit beras lalu diberi saus kacang dan peyek teri sebagai pelengkapnya,” terangnya ditemui Radar di lokasi, belum lama ini.

Untuk sayurannya Fian menggunakan bahan yang sama dengan gado-gado pada umumnya yakni kacang panjang, kangkung, tauge, dan kol. Hanya saja ia membuatnya dengan porsi kecil dan dibagi menjadi enam buah. Saus kacang disajika terpisah diatas mangkuk kecil yang ditaburi bawang goreng dan juga peyek teri. Saus kacang dibuat Fian terasa berbeda dibandingkan yang lain, ia membuatnya dari kacang mede bukan kacang tanah.

“Saus kacang saya pakai kacang mede makanya rasanya lebih light dibandingkan kacang tanah. Saya mau yang berbeda dan tidak main-main menyuguhkan gado-gado ala de Braga by ARTOTEL Bandung. Semua di tata baik,” sambungnya.

Seporsi gado-gado ini dibanderol dengan harga Rp 35 ribu. Menu yang satu ini bisa ditemukan di Kunst Bistro de Braga by ARTOTEL Bandung yang ada di lantai tiga. Tempat makan ini buka 24 jam dan menghadirkan menu-menu lezat yang siap mengenyangkan perut pengunjung PP.

 

(fid/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

rapbd

Pembahasan RAPBD 2020 Terhambat

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pembahasan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2020 Kota Bandung terkendala posisi pimpinan dewan definitif. “Jadi memang minggu lalu, …

Wujudkan Kepedulian Lingkungan

Perwira Sespimma Polri angkatan 62 melakukan bakti sosial bedah rumah. Kegiatan sosial tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan …
ekonomi

Kembangkan Ekonomi Digital Inklusif

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menjalin kerja sama dengan Grab Indonesia guna meningkatkan ekonomi digital inklusif yang …
dokter cilik

Siapkan Dokter Cilik Tanggap Bencana

POJOKBANDUNG.com, Tim Pengabdian Masyarakat Unjani menggelar pelatihan dokter cilik di tingkat SD di Kota Cimahi. Melalui kegiatan tersebut, dokter cilik …
lounge

Digital Lounge Hadir di Kampus ITB

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pertama kali hadir di Kota Bandung, digital lounge kampus sebagai bentuk digitalisasi perbankan. Sejalan dengan tren gaya …
bandung

Wilayah Bandung Raya Diguncang Gempa

POJOKBANDUNG.com, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung mencatat, selama minggu kedua bulan September 2019, wilayah Jabar dan sekitarnya telah …