Yayasan Lotus Kita Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Tsunami

Permukiman di sepanjang pesisir Pandeglang akan ditata ulang karena rawan terhadap tsunami.

Permukiman di sepanjang pesisir Pandeglang akan ditata ulang karena rawan terhadap tsunami.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Yayasan Lotus Kita menyalurkan bantuan kepada warga terdampak tsunami di wilayah Banten dan pesisir Lampung. Semua bantuan yang diberikan itu dikumpulkan dari anggota dan donatur yang ada di seluruh Indonesia.


Bantuan tersebut berupa makanan (Beras, Susu Bayi), pakaian layak pakai, perlengkapan sholat, obat-obatan serta kebutuhan sehari-hari lainnya seperti terpal, tikar, dan peralatan bayi.

Di Lampung Selatan, bantuan diserahkan kepada pengungsi di Posko Mesjid Al Furqon yang dikelola Pemerintah Daerah Lampung dan Posko SMA Kebangsaan Kalianda.

Adapun di Pandeglang, bantuan akan disalurkan kepada warga pengungsi di Posko Pengungsian wilayah Menes. Penyerahan bantuan kemanusiaan Yayasan Lotus Kita dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina, Lely Pelitasari, Ketua Yayasan, Ilah Holilah, serta jajaran Dewan Pembina dan Pengurus.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Lotus Kita, Lely Pelitasari mengungkapkan, sebagai lembaga nirlaba yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, khususnya dalam perlindungan perempuan dan anak, Yayasan Lotus ingin ikut berpartisipasi membantu masyarakat korban Tsunami di Banten dan Lampung.

“Kami mendapat support dari berbagai sumber atau donator, baik dari keluarga besar sesama alumni HMI juga dari pihak lain yang merasa terpanggil untuk membantu saudara kita yang terkena bencana. Terima kasih tak terhingga untuk mereka yang memberikan kepercayaan kepada Lotus,” ucapkan Lely Pelitasari yang juga Wakil Ketua Ombudsman RI,melalui siaran pers yang diterima.

Ketua Yayasan Lotus Kita, Ilah Holilah menjelaskan semula pengurus akan mengunjungi langsung wilayah terdampak parah di Labuan sekaligus menyampaikan bantuan, namun dengan masih adanya peringatan potensi tsunami dan dampak erupsi Anak Krakatau dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), maka kunjungan dialihkan ke Posko Pengungsi di Menes, Pandeglang.

“Di penghujung 2018 di berbagai wilayah Indonesia banyak mengalami bencana. Kami ingin melihat langsung dampak Tsunami di Pantai Carita, agar jadi pengingat bahwa bencana bisa terjadi kapan dan dimana saja, sehingga kita semua perlu terus waspada. Semoga saudara kita sabar, dan musibah ini segera berakhir sehingga mereka dapat menikmati kehidupan normal kembali,”ujar Ilah Holilah yang juga Dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Banten.

Yayasan Lotus Kita didirikan awal tahun 2017 di Jakarta oleh sekelompok alumni HMI Wati yang pernah menjadi Pengurus Besar Kohati dan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI Periode 1995 – 1999).

Yayasan yang mendedikasikan diri dalam bidang sosial, pendidikan dan keagamaan ini sudah turun langsung membantu korban bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.

(rls)

Loading...

loading...

Feeds

Harga Eceran Bawang Putih Masih Mahal

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Harga bawang putih berangsur turun. Itu terjadi di sejumlah  Pasar tradisional Kota Cimahi. Pedagang di tingkat eceran …

Launching Tim Persib Tanggal 25

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persib Bandung akan segera memperkenalkan skuat yang akan mengarungi kompetisi Liga 1 2020 dalam balutan acara launching …

Persib Vs Persikabo tanpa Penonton

POJOKBANDUNG .com, BANDUNG – Uji tanding antara Persib Bandung dan Tira-Persikabo dipastikan berpindah venue. Laga tersebut awalnya akan berlangsung di …

Tak Mau Kadernya Promosikan Keluarga

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menyoroti situasi politik 2024 mendatang. Pada tahun …

Pimpinan KPK Hentikan 36 Perkara

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Belum tiga bulan menjabat sebagai pimpinan KPK, Firli Bahuri Cs menghentikan 36 perkara dalam tahap penyelidikan. Penghentian …

Sudah Memprediksi Menteri Tak Kompak

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Ketidakkompakan menteri di Kabinet Indonesia Maju sudah mulai terlihat. Salah satunya ketika merespon soal omnibus law RUU …

Mengupas Makna Lain dari Kaleng Bekas

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – MENURUT khazanah lokal bahasa Sunda, ngindeuw berarti memungut barang bekas. Selain menggambarkan proses memungut langsung objek dan …