Wargi Bandung!… Disiplin Lalu-lintas Bisa Dapat Rp500 Ribu Loh

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggulirkan program menarik untuk menerapkan disiplin lalu lintas. Program itu berupa penghargaan kepada pengendara yang dinilai berperilaku tertib dan disiplin.

“Pengahrgaan tersebut berbentuk kupon atau voucher servis senilai Rp500.000 kepada 10 pengendara roda empat dari Auto 2000,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bandung, Didi Ruswandi kepada wartawan Rabu (26/12/2018).

Menurut Didi, pengendara yang mendapatkan reward dipilih berdasarkan pantauan tim Area Traffic Control System (ACTS) melalui Closed Circuit Television (CCTV) di sejumlah titik. Titik tersebut di antaranya, persimpangan Jalan Pasirkalili-Jalan Pasteur dan Jalan Merdeka-Jalan Aceh.

“Kami sudah mengujicobakannya sejak beberapa waktu lalu. Hari ini, Pak Walikota (Oded M Danial) memberikan hadiahnya secara simbolis,” terang Didi.

Didi menambahkan, pengahrgaan tersebut ditentukan atas kedisiplinan pengendara dengan memantau dari CCTV Tim ATCS Dishub Kota Bandung.

“Kita tentukan hari itu juga. Bisa jadi satu hari satu voucher atau satu hari 10 voucher. Itu random. Intinya dalam satu pekan dibagikan 10 voucher kepada para pengendara yang disiplin,” katanya.

Didi menjelaskan, kriteria pengendara disiplin itu tidak melanggar rambu lalu lintas, mengenakan safety belt dengan benar dan berhenti sesuai marka. Disinggung mengenai lokasi persimpangan, Didi mengatakan dipilih secara acak. Rencananya penghargaan tersebut akan berjalan hingga akhir tahun 2019 mendatang.

“Ini kita sedang mencari pihak swasta lain yang ingin berpartisipasi untuk memberikan rewadr seperti AUTO 2000,” tambahnya.

Menanggapi ini, Walikota Bandung, Oded M Danial mengapresiasi program ini. Pasalnya, Pemkot Bandung tak hanya memberikan sanksi tetapi juga memberikan penghargaan kepada pengendara.

“Ini mampu mendorong masyarakat Bandung semakin disiplin berkendara. Kita jangan lihat nilainya tetapi kedisiplinan sebagai upaya melaksanakan reward dan punishment. Ini bisa mendorong motivasi masyarakta semakin disiplin,” katanya.

Ke depan, Oded berharap Dishub bisa mengajak para pengusaha lainnya untuk berkolaborasi dengan kebijakan dari Pemkot Bandung.

“Sekarang kan ini baru voucher dan ada kasos-kaos, saya kira yang terpenting adalah inovasi dan gagasannya. Kolaborasi ini harus terus kita tumbuhkan, sehingga ke dpan, dalam mengelola Bandung, kita bisa dengan tersenyum bukan dengan cemberut,” harapnya.

(mur)

Loading...

loading...

Feeds

Google Hapus 85 Aplikasi di Play Store

Berdasarkan laporan peneliti di Trend Micro, Google menghapus 85 aplikasi dari Google Play Store. Pasalnya, aplikasi diketahui mengandung adware yang dapat …

Pembangunan Gedung Creative Center Dikawal

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Rencana pembangunan gedung Creative Center di Tasikmalaya akan dikawal hingga terealisasi. Proyek yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa …

Edukasi Motor Melalui Harley Owners Group

BANDUNG – Harley Owners Group (HOG) Siliwangi memiliki kepengurusan baru periode periode kepengurusan 2019-2021. Pelantikan tersebut dilakukan kepada 45 pengurus …
blok

Rutilahu Sambangi Blok Dukuh Subang

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H.Ruhimat kembali merobohkan rumah warga untuk dilakukan perbaikan. Kali ini bersama warga dusun dua Blok …
rsud

Gegara BPJS RSUD Cibabat Jadi Punya Utang

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Buntut tunggakan BPJS Kesehatan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat berhujung utang. Saat ini, untuk memenuhi …