Nodai Nilai Demokrasi, Aksi Pembakaran Bendera Partai Nasdem Harus Diusut

Tim Advokasi DPC Partai Nasdem Kota Bandung, menyerahkan berkas laporan terkait pembakaran bendera. (GATOT POEDJI UTOMO/RADAR BANDUNG)

Tim Advokasi DPC Partai Nasdem Kota Bandung, menyerahkan berkas laporan terkait pembakaran bendera. (GATOT POEDJI UTOMO/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Jajaran pengurus DPD Partai Nasdem Kota Bandung menyayangkan tindakan perusakan bendera partainya. Peristiwa itu terjadi pada Minggu 23 Desember 2018. Sementara lokasi perusakan itu di wilayah Kelurahan Margasari Kecamatan Buah Batu.


Adanya perusakan itu, langsung dilaporkan ke pihak kepolisian yang kemudian diteruskan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota.

Ketua bidang informasi publik Partai Nasdem Kota Bandung, Iwan Suhermawan mengatakan, peristiwa itu termasuk tindakan yang menodai nilai demokrasi dalam kepemiluan. Jika tidak segera ditindaklanjuti, akan berdampak terhadap tindakan lainnya yang dapat merusak pesta demokrasi ini. Apalagi jika hukumannya hanya sebatas administrasi saja.

“Jelas ini sudah masuk pelanggaran kampanye, karena sifatnya profokatif. Bahkan saya rasa ini pelanggaran berat,” kata Iwan kepada Radar Bandung, Kamis (27/12).

Agar ada efek jera terhadap pelaku yang mengganggu kondusifitas Pemilu, pihak Partai Nasdem menuntut, Kepada pihak terkait untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“Bila di temukan pelakunya kami meminta dihukum sesuai ketentuan yang berlaku, dan kami juga minta pelakunya dihukum berat,” ujarnya.

Disisi lain, lanjut dia, pihaknya meminta kepada Bawaslu agar proaktif dalam mengawasi Pemilu, dengan melakukan edukasi politik secara merata ke masyarakat. Diharapakn, kasus ini harus dijadikan pelajaran, jangan sampai terjadi lagi. Sebab, dikhawatirkan apabila ada pihaknya terutama kader, tidak bisa menahan diri.

“Kami meminta untuk segera menginfentarisir serta melakukan tindakan,” ucapnya.

Kendati demikian, untuk tetap menjaga kondusifitas Pemilu khususnya di Kota Bandung, saat ini DPD Partai Nasdem sedang melakukan introspeksi di tubuh internal. Selain itu, akan mengambil langkah preventif.

Ketua Badan Advokasi Hukum Partai Nasdem Kota Bandung Muhammad Bastari menilai, tindak tersebut dianggap suatu indikasi penghinaan. Terlebih, lambang partai itu merupakan identitas yang menunjukan jati diri partai.

Loading...

loading...

Feeds