BPBD Kabupaten Bandung Barat Waspadai Bencana Saat Liburan

Wisatawan menikmati suasana Gunung Tangkuban Parahu, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (25/12/2017). FOTO: RIANA SETIAWAN/RADAR BANDUNG

Wisatawan menikmati suasana Gunung Tangkuban Parahu, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (25/12/2017). FOTO: RIANA SETIAWAN/RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Menghadapi libur panjang perayaan Natal dan Tahun baru 2019 membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menerjunkan personelnya di sejumlah titik rawan bencana.

“Selama libur natal dan tahun baru BPBD siap mengamankan dari berbagai kemungkinan potensi terjadinya bencana alam. Untuk itu ada 20 personel yang kami siapkan termasuk membuka posko 24 jam di Lembang,” tutur Kepala Pelaksana BPBD KBB, Duddy Prabowo, belum lama ini.

Selain itu, pihaknya juga mendirikan posko koordinasi laporan kebencanaan di Lembang yang akan beroperasi hingga 2 Januari 2019 dan akan buka selama 24 jam penuh setiap harinya.

Menurutnya, sebagai tindaklanjut dari hasil rapat koordinasi lintas sektor menjelang Natal dan Tahun Baru di Polres Cimahi beberapa waktu lalu, bahwa disebutkan jika KBB merupakan simpul perlintasan menuju Jakarta tepatnya di simpang Padalarang.

Tidak hanya itu KBB juga merupakan daerah tujuan wisata khususnya daerah Lembang, di kawasan Bandung utara. Oleh sebab itu perlu dilakukan antisipasi terhadap kerawan akibat bencana alam yang mungkin terjadi.

Bukan hanya kesiapan personel, BPBD juga menyiapkan sejumlah peralatan dan kendaraan operasional yang dibutuhkan untuk penanganan jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Sementara untuk kebutuhan alat berat (beko), pihaknya akan berkoordinasi dengan SKPD terkait khususnya PUPR jika memang dibutuhkan.

Pasalnya, apabila terjadi bencana di beberapa titik daerah rawan longsor di wilayah selatan dan utara KBB bisa dapat hingga menutup akses jalan.

“Untuk titik-titik rawan longsor tersebar di beberapa wilayah, tapi yang harus mendapatkan perhatian lebih seperti daerah Cisarua, Alam Sejuk, Cikole, Lembang, dan Maribaya,” sebut Duddy.

Disinggung mengenai intensitas hujan menjelang akhir tahun ini, Duddy menyebutkan berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) curah hujan dengan intensitas tinggi masih dimungkinkan terjadi sampai bulan Januari.

Bahkan sejak November sebenarnya sudah masuk awal musim penghujan hingga Mei 2019, dimana puncak musim penghujan akan terjadi pada antara Januari-Maret.

“Melihat surat edaran dari BMKG itu maka kami mengimbau kepada warga masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, termasuk bagi mereka yang akan berlibur atau merayakan Natal dan Tahun Baru ke berbagai tempat wisata di Bandung Barat,” tandasnya.

(bie)

loading...

Feeds

Dinilai Teruji, Brigas Pilih Dukung Jokowi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Joko Widodo dianggap sudah bisa menjaga stabilitas ekonomi dengan baik. Hal itu menjadi salah satu alasan sejumlah …