Nurtanio Peduli Citarum, Garap Sampah Organik dan Eceng Gondok

Sosialisasi  dan edukasi tentang Citarum Harum dan penanganan sampah secara terpadu yang dihelat TNI AD, KKNM Citarum Harum Universitas Nurtanio Bandung dan Pemerintah Kecamatan Cipongkor, Jumat (21/12/2018). Foto:Istimewa

Sosialisasi dan edukasi tentang Citarum Harum dan penanganan sampah secara terpadu yang dihelat TNI AD, KKNM Citarum Harum Universitas Nurtanio Bandung dan Pemerintah Kecamatan Cipongkor, Jumat (21/12/2018). Foto:Istimewa

POJOKBANDUNG.com, CIPONGKOR – Universitas Nurtanio Bandung sebagai perguruan tinggi yang bercirikhaskan kedirgantaraan, memiliki tanggung jawab moril terhadap keberhasilan pelaksanaan KKNM Tematik Citarum Harum.

Penangungjawab KKNM Tematik Citarum Harum yang juga Rektor Universitas Nurtanio Bandung Suparman S.T., M.M melalui Wakil Ketua 1 Program KKNM Tematik Citarum Harum, Wieky Rusmanto S.Sos., M.Si, mengatakan, sisi lain dari pelaksanaan KKNM Tematik Citarum Harum ini, karena salah satu kampus Universitas Nurtanio tepat berada di pinggir Sungai Citarum.

”Kontribusi yang ditawarkan adalah pemanfaatan drone yang merupakan hasil pengembangan tim dari Fakultas Tehnik Universitas Nurtanio Bandung sebagai alat monitoring pencemaran yang ada di wilayah Sungai Citarum,” ujar Wieky, Minggu (23/12/2018).

”Hal ini dirasa lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan harus menggunakan tenaga manusia dalam memonitoring kondisi Sungai Citarum. Konsep lainnya juga dengan mengebangkan inovasi dalam hal pemanfaatan sampah khususnya sampah organik dan gulma eceng gondok yang memiliki banyak manfaat,” sambung Wakil Ketua II KKNM Tematik Citarum Harum Universitas Nurtanio Bandung, Devi Aditiawarman S.T.

Bahkan, khusus untuk penanganan sampah plastik dan sampah lainnya disosialisasikan teknologi tepat guna. ”Yang mampu mengubah bentuk sampah menjadi hal lain yang lebih bermanfaat,” kata Dosen Senior Universitas Nurtanio Bandung yang juga tergabung dalam tim KINI Tematik Citarum Harum, Dr. Lies Banowati S.T., M.T

KKNM Tematik Citarum Harum merupakan salah satu dukungan dari Mentri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang memfasilitasi keikutsertaan insan akademis dalam menciptakan inovasi pengendalian DAS Citarum.

”Hal ini sebagaimana disampaikan didalam Peraturan Presiden Republik Indonesia No.15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum,” pungkas Dekan FISIP Universitas Nurtanio Bandung, Dr. Dra. Hj. Atik Rochaeni M.Si.

(azm/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

XL

XL Gelar Kompetisi Digi Race 2019

pojoksatu.com,SEMARANG – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menggelar kompetisi permainan interaktif berbasis digital “Digi Race Competition 2019”. Kompetisi tahunan …
angin

Selamat Datang Angin Puting Beliung

pojoksatu.com,SUBANG–Wilayah Kabupaten Subang mulai didera bencana. Kali ini, Hujan disertai angin puting beliung melanda Desa Desa Cimasayasi, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten …
PDT

Desa Siluman Bukan Desa Fiktif

pojoksatu.com,SUBANG– Wakil Menteri Desa dan PDT, Budi Arie Setiadi, menegaskan Desa Siluman di Kecamatan Pabuaran Kabupaten Subang, bukan desa fiktif. …
bunda

Fokus Tingkatkan Gaya Hidup Sehat

pojoksatu.com,Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Bandung, Kurnia Agustina mengajak seluruh orangtua di Kabupaten Bandung untuk menerapkan gaya hidup …
KPK

KPK Panggil Dua Saksi Soal Fasilitas Sukamiskin

pojoksatu.com,BANDUNG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua saksi dalam penyidikan kasus suap pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lapas Kelas …