Siap-siap Satgas Kota Bandung Akan Sikat Semua Rentenir

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG –  Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUKM) Kota Bandung mengakui masih ada rentenir di Kota Bandung.


“Karenanya, setelah kami membentuk Satgas Antirentenir, sekarang kami mengusahakan agar satgas ini ada di setiap kecamatan,” ujar ‎Priana Wirasaputra di sela-sela acara Deklarasi Pengembangan Koperasi Juara di Gedung Serbaguna Biofarma, Jalan Pasteur No. 28 Bandung, Kamis (20/12/2018).‎

Menurut Priana, satgas yang bertugas untuk menanggulangi dampak rentenir di masyarakat. Sebagai percontohan, telah terbentuk Satgas Antirentenir Kec. Sukajadi.‎

“Sekarang akan ada di tiap kecamatan. Jadi ada 30 satgas antirentenir kecamatan,” tambah Priana.

Priana mengatakan, pihaknya akan optimalkan Satgas Antirentenir ini karena merupakan salah satu program unggulan Kota Bandung.

“Sudah banyak warga kota yang dibantu oleh Satgas Antirentenir,” tambah Priana.‎

Hal tersebut diamini oleh Ketua Harian Satgas Antirentenir Kota Bandung Saji Sanjaya. Ia mengungkapkan, sejak awal pembentukannya, Satgas Antirentenir Kota Bandung telah menerima permohonan bantuan sebanyak lebih dari 900 permohonan. Dari jumlah tersebut, 300 kasus di antaranya sudah tuntas.‎

Saji menyebutkan, pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti BPR Kota Bandung dan Koperasi sebagai alternatif solusi pendanaan darurat. Ia juga berkolaborasi dengan lembaga bantuan hukum untuk mengadvokasi kasus-kasus warga yang terjerat rentenir.‎

“Masyarakat yang butuh dana darurat kita dorong untuk berkolaborasi atau mendatangi koperasi. Mereka didorong untuk mengikuti atau mendirikan koperasi,” katanya.‎

Menurut Saji, penanganan rentenir ini harus serius. Pasalnya, banyak warga yang terganggu perekonomiannya karena lembaga keuangan tersebut.‎

“Maraknya rentenir tidak cuma menimbulkan masalah ekonomi tetapi juga masalah sosial, karena seringkali mengakibatkan konflik sosial di masyarakat,” ujar Saji.‎

Keberadaan Satgas Antirentenir memperoleh apresiasi dari Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kota Bandung Usep Sumarno. Menurutnya, perlu ada lembaga khusus menangani permasalahan rentenir dari hulu hingga ke hilir. Ia pun setuju jika koperasi dipandang sebagai solusi.‎

“Sekarang sudah ada satgas. Ke depan saya harapkan di Bandung ada suatu lembaga keuangan yang khusus menangani rentenir,” terangnya.‎

Bagi warga yang membutuhkan pertolongan Satgas Antirentenir bisa menghubungi Call Center 0811213031020 dengan menyiapkan salinan KTP, Kartu Keluarga, dan rincian hutang kepada petugas Satgas Antirentenir.

(mur)‎

Loading...

loading...

Feeds

Lembang Diterjang Banjir dan Longsor

POPJOKBANDUNG.com, LEMBANG – Dua kejadian bencana banjir menerjang Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (19/10). Akibatnya, sejumlah rumah mengalami kerusakan. …