Tiongkok Klaim Berikan Perlindungan pada Muslim Uighur

Di Xinjiang, ada 103 ormas agama Islam, mengambil porsi 92 persen dari seluruh ormas agama di Xinjiang. Didirikan pula beberapa pesantren dan madrasah (Indian Express)

Di Xinjiang, ada 103 ormas agama Islam, mengambil porsi 92 persen dari seluruh ormas agama di Xinjiang. Didirikan pula beberapa pesantren dan madrasah (Indian Express)

POJOKBANDUNG.com – Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Indonesia menanggapi kasus yang sedang ramai diperbincangkan yaitu mengenai nasib Muslim Uighur yang tertindas di negaranya. Menurut Kedubes RRT, Pemerintah Tiongkok berdasarkan peraturan dan perundang-undangan telah memberikan perlindungan kepada setiap warga negaranya, termasuk Muslim Uighur di Xinjiang untuk menjalankan kebebasan beragama dan kepercayaan.

Mereka mengatakan, Tiongkok merupakan negara multi suku dan multi agama. Hak-hak kebebasan beragama dan kepercayaan warga negara Tiongkok dijamin Undang-undang Dasar.

“Termasuk suku Uighur, ada 10 suku di Xinjiang yang mayoritasnya menganut agama Islam, dengan jumlah penduduk sekitar 14 juta,” kata keterangan pers Kedubes RRT pada Kamis (20/12).

tiongkok, uighur, muslim uighur,
Muslim Uighur ditangkap Pemerintah Tiongkok di kamp konsentrasi (Mvslim)

Menurut data, ada 24,4 ribu masjid di wilayah Xinjiang, atau sekitar 70 persen dari jumlah total masjid di seluruh Tiongkok. Jumlah masjid per kapita berada di jajaran terdepan di dunia. Jumlah ulama ada 29 ribu orang, sekitar 51 persen dari jumlah total di seluruh negara.

Di Xinjiang, ada 103 ormas agama Islam, mengambil porsi 92 persen dari seluruh ormas agama di Xinjiang. Didirikan pula beberapa pesantren dan madrasah.

“Setiap tahun, pemerintah lokal membantu ribuan Muslim menunaikan ibadah haji ke Makkah dengan menggunakan charter flight dan menyediakan staf dokter, tukang masak, pemandu, penerjemah dan sebagainya untuk memberikan layanan sepanjang perjalanan,” tambah keterangan pers tersebut.

Akibat pengaruh ekstremisme keagamaan internasional, ekstremisme keagamaan telah tumbuh dan menyebar luas di Xinjiang dalam beberapa tahun terakhir ini. Oknum ekstremis dan teroris telah merancang dan melakukan tindakan kekerasan dan teror sebanyak ribuan kali di Tiongkok, termasuk kerusuhan tanggal 5 Juli 2009 di Urumqi.

Tiongkok dan Indonesia merupakan tetangga baik, teman baik dan mitra baik. Kita selalu saling mendukung dalam isu-isu yang menyangkut kepentingan besar masing-masing,” lanjut keterangan pers tersebut.

“Kami yakin bahwa jika telah diketahui keadaan nyata Xinjiang, teman-teman Indonesia akan lebih memahami dan mendukung tindakan yang diambil pemerintah Tiongkok untuk memerangi terorisme dan ekstremisme, menjaga stabilitas sosial dan keamanan masyarakat di Xinjiang.”

(iml)

loading...

Feeds

petani

Petani di Cipageran Terpaksa Panen Dini

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Kekeringan yang melanda Kota Cimahi sejak sebulan lalu, cukup dirasakan petani di wilayah Keluarahan Cipageran, Kecamatan Cimahi …