Zumi Zola Mendadak Sakit setelah Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin

Zumi Zola

Zumi Zola

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah menjalani sidang berbulan-bulan, Zumi Zola sudah resmi menjadi warga binaan Lapas Sukmiskin. Mantan Gubernur Jambi itu menjalani Administrasi Krientasi (AO), masa pengenalan lingkungan (Mapenaling) dan diketahui mempunyai penyakit diabetes.
Kalapas Sukamiskin, Tejo Harwanto mengatakan mapenaling dilaksanakan selama empat hingga tujuh hari sejak Zumi Zola masuk ke Lapas pada Jumat (14/12) malam.
“Ga bisa dikunjungi dulu. Harus melakukan proses AO, kita lakukan pemeriksaan kesehatan, pemahaman regulasi dan memberitahu peraturan kehidupan di Lapas,” katanya saat ditemui di Lapas Sukamiskin, Jalan AH. Nasution, Kota Bandung, Selasa (18/12).
Menurutnya, pihaknya sampai saat ini belum menempatkan Zumi bersama tahanan lain. Selama mapenaling, pria yang berlatar belakang artis itu ditahan di ruang tahanan bagian utara bawah.
“Kondisinya (Zumi Zola) sehat, tapi harus mendapatkan perawatan berkaitan dengan diabetes, harus disuntik insulin,” kata Tejo.
Terkait hal itu, Zumi Zola mengajukan permohonan mendapat perawatan di rumah sakit. Namun, Tejo menilai penanganan kesehatan cukup dilakukan di poliklinik Lapas.
“Yang bersangkutan minta perawatan kesehatan lebih. Saya bilang, kalau disini bisa kenapa keluar,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola menjalani sidang vonis atas kasus penerimaan gratifikasi dan pemberian suap yang menjeratnya. Majelis hakim pada Pengadilan Tipikor menyatakan Zumi Zola terbukti dan meyakinkan menerima gratifikasi dan melakukan suap kepada pimpinan DPRD Jambi.
Gratifikasi yang diterima dengan total Rp 40 miliar, USD 177,300, dan SGD 100 ribu selama menjabat sebagai gubernur. Zumi Zola juga dinyatakan memberi suap dengan total Rp 16.490.000.000 kepada pimpinan DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019. Uang suap diberikan Zola terkait ketok palu pembahasan APBD Tahun Anggaran 2017.
Atas dasar itulah majelis hakim menjatuhkan vonis pidana penjara selama 6 tahun dan pidana denda sebesar Rp 500 juta subsider tiga bulan penjara. Hukuman ini lebih ringan dari tuntutan JPU KPK yaitu 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.
Selain itu, mantan Bupati Tanjung Jabung Timur ini juga dijatuhi pidana tambahan yaitu pencabutan hak politik selama lima tahun sejak yang bersangkutan selesai menjalani hukuman pidana penjara. “Menjatuhkan pidana tambahan terhadap terdakwa Zumi Zola Zulkifli berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama lima tahun sejak terdakwa selesai menjalani pidana pokoknya,” kata Yanto.
Hal memberatkan Zumi Zola ialah dinilai tak mendukung program pemberantasan korupsi yang tengah digalakkan pemerintah. Sementara itu beberapa hal meringankan lainnya yaitu telah mengembalikan uang sejumlah Rp 300 juta. Atas putusan ini, Zumi Zola mengatakan menerima.

(azs)


Loading...

loading...

Feeds

Maksimalkan Potensi UMKM dengan Evermos

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Koperasi dan UMKM menjalin kerja sama dengan e-commerce untuk meningkatkan penjualan para …

Telkomsel Gelar Dunia Games League 2021

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Telkomsel terus bergerak maju menegaskan komitmennya sebagai enabler dalam ekosistem esports Tanah Air melalui penyelenggaraan Dunia Games …