PAD Retribusi Parkir di Kota Cimahi Belum Penuhi Target

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jelang tutup buku tahun 2018, realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi jasa parkir belum memenuhi target yang dicanangkan di awal tahun.

Sampai November, retribusi jasa parkir yang dihimpun Dinas Perhubungan Kota Cimahi baru mencapai Rp763 juta atau 91%, dari target PAD Rp841 juta.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang mengatakan, meski hanya memiliki waktu sebulan, pihaknya optimis target PAD dari sektor retribusi parkir bakal tercapai.

“InysaAlloh tercapai. Sekarang sampai bulan November baru tercapai Rp 763 juta atau 91 persen. Jadi masih ada waktu untuk memenuhi target,” kata Endang saat dihubungi, Minggu (16/12).

Dikatakan Endang, potensi PAD dari jasa retribusi parkir didapat dari 87 titik parkir on street, yang dijaga 140 juru parkir. Jumlah uang yang harus disetorkan oleh juru parkir ke Dinas Perhubungan Kota Cimahi pun berbeda. Besarannya disesuaikan dengan potensi dari setiap titik parkir.

“Tiap titik jumlahnya berbeda, yang terkecil Rp15 ribu, yang terbesar Rp75 ribu. Yang kecil itu karena lokasi yang jumlah pengunjungnya sedikit dan waktu operasionalnya terbatas,” jelasnya.

Saat penarikan retribusi, lanjut dia, juru parkir on street di Kota Cimahi harus menyertakan karcis tanda bukti parkir kepada pengguna jalan yang telah membayar. Sementara kewajiban pengguna jasa yakni meminta bukti tanda parkir kepada juru parkir

“Jadi, juru parkir harus jujur dengan memberikan bukti agar semua jelas dan transparan,” pungkasnya.

(dan)

loading...

Feeds

Tips Wisata Kuliner di Bandung

Wisata kuliner bandung memang banyak menjadi tujuan utama para pendatang di kota Bandung. Bandung memang sangat terkenal dengan berbagai sajian …