Rajin Bayar Iuran JKN Sebagai Tanda Terima Kasih

 Lukman Permadi

Lukman Permadi

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Lukman Permadi (30) sosok pengajar di SMK 2 Angkasa Margahayu Kabupaten Bandung ini merupakan salah satu peserta JKN-KIS mandiri kelas 2. Kesehariannya di sekolah Lukman sebagai guru matematika sekaligus menjabat sebagai Kepala Tata Usaha. Berbicara soal JKN-KIS pada saat ditemui wartawan di sekolahnya, Senin (17/12). Lukman menceritakan bahwa dirinya sampai saat ini belum pernah menggunakan kartu JKN-KIS, padahal ia rajin bayar iuran setiap bulannya.


“Yang penting ikhlas dan selalu diberikan kesehatan, karena kalau sudah sakit akan timbul banyak resiko, salah satunya resiko biaya yang besar, karena sehat itu jauh lebih berharga,” ujar pengajar muda ini.

Awal mula Lukman mendaftar menjadi peserta mandiri karena ia belum didaftarkan oleh yayasan yang membawahi sekolah tempatnya bekerja. Dan salah satu alasan kenapa ia selalu rajin bayar iuran, karena ia punya pengalaman yang sedih sewaktu ayahnya sakit.

“Saya sadar akan manfaat dari program JKN itu ketika pengalaman almarhum saya masuk rumah sakit, lalu dilakukan operasi, dirawat beberapa minggu dan ternyata Allah berkehendak lain sampai akhirnya ayah saya meninggal dunia, untungnya dari awal berobat almarhum pakai JKN-KIS,” ucap Lukman.

Semenjak saat itulah Lukman menyadari program JKN sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat khususnya sudah membantu almarhum ayahnya selama sakit.

“Dari sejak itulah saya mendaftar menjadi peserta JKN-KIS sebagai tanda terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang sudah banyak membantu masyarakat agar dapat sehat kembali dan mudah-mudahan saya selalu diberikan kesehatan dan rezeki agar senantiasa membayar iuran JKN-KIS setiap bulannya,” ujar calon pengantin ini yang akan menikah awal tahun depan.

Tidak hanya pengalamannya saja yang diceritakan, sebagai warga negara yang peduli akan keberlangsungan program JKN Lukmanpun punya segenap harapan.

“Harapan saya agar mereka yang belum ikut Program JKN-KIS untuk segera mendaftar, jangan nunggu sakit karena ujian tidak mengenal waktu. Saya ikhlas bisa membantu orang lain melalui iuran saya yang dipakai untuk mereka yang memerlukan, semoga saya tetap sehat dan bermanfaat untuk orang lain, terima kasih JKN-KIS semoga apa yang kita lakukan dicatat sebagai amal kebaikan oleh Allah SWT,” tuturnya.

(ard)

Loading...

loading...

Feeds