Hujang Angin Kencang Terjang Wilayah Lembang

MENYAKSIKAN: Sejumlah warga sedang melihat rumah warga yang ambruk akibat hujan dan angin kencang di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, belum lama ini. ( foto : IST )

MENYAKSIKAN: Sejumlah warga sedang melihat rumah warga yang ambruk akibat hujan dan angin kencang di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, belum lama ini. ( foto : IST )

POJOKBANDUNG.com, LEMBANG – Selama beberapa hari terakhir ini wilayah Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat kerap dilanda bencana akibat hujan disertai angin kencang.

Seperti diketahui sejumlah bencana banjir, longsor, pohon tumbang hingga rumah ambruk, menerjang sejumlah kawasan di Lembang, dari hari Kamis hingga Sabtu (15/14/2018).

Sementara Pemerintah setempat hingga kini masih menghitung total kerugian serta berkoordinasi dengan warga terdampak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, banjir setinggi 40 cm terjadi di ruas Jalan Raya Lembang, Jalan Panorama dan Jalan Maribaya. Akibatnya, aspal di jalan provinsi ramai kendaraan itu terkelupas.

Hujan lebat yang seringbdisertai angin kencang ini, juga menyebabkan beberapa pohon tumbang serta longsor di sejumlah titik.

Kejadian banjir di Lembang membuat dua keluarga di Kampung Pangragajian, Desa Kayuambon harus diungsikan sebab rumah yang dihuninya ambruk.

Rumah milik Lili Sumantri (42), ambruk menimpa rumah Gugun Hendrik yang berada di bawahnya. Empat orang anggota keluarga Gugun dan satu orang tetangganya harus dibawa ke Klinik Sespim Polri untuk diberikan perawatan karena tertimpa bangunan.

Gugun, salah satu korban menceritakan, rumahnya berukuran lima kali tujuh meter hancur hingga rata dengan tanah akibat tertimpa bangunan rumah Lili yang berdiri tepat di belakang rumahnya saat hujan lebat sekitar pukul 13.00 WIB siang.

“Di dalam rumah ada empat orang. Saya, langsung menyelamatkan, menantu, anak dan cucu,” kata Gugun.

Dia menuturkan, hujan yang turun sangat lebat menyebabkan tembok rumah tetangganya ambruk bersama pondasinya. Diduga, di lokasi tidak ada saluran pembuangan sehingga air tak terbendung hingga menghancurkan tembok.

“Air merembes hingga menggenangi rumah, saya melihat langsung air menjebol tembok. Saya segera menyuruh seisi rumah untuk keluar, tiba-tiba rumah ambruk tertimpa bangunan di atasnya, saya balik lagi ke rumah selamatkan cucu yang sedang tidur di kamar, tapi anak saya terjepit bongkahan kayu,” bebernya.

loading...

Feeds

negara

Mahasiswa 14 Negara Belajar ke Cireundeu

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Kampung Adat Cireunde kedatangan tamu mancanegara. Para tamu tersebut merupakan peserta Summercourse , Sociopreuner dan Cultural workshop …