Klaim Punya 12 Ribu Anggota, FGR 02 Deklarasikan Dukungan untuk 08

POJOKBANDUNG.com – Komunitas ojek online (ojol) yang terhimpun dalam Forum Gabungan Roda (FGR 02) mendeklarasikan dukungan ke pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di pilpres 2019. Mereka kecewa, pemerintahan presiden Joko Widodo (Jokowi) karena belum mampu menghadirkan regulasi yang pro kepada pengemudi ojol.

Juru Bicara FGR 02 Zulfikar mengatakan, pihaknya sudah berjuang untuk memperjuangkan kebijakan terhadap pengemudi ojol sejak 2016 lalu. Namun, perjuangan demi perjuangannya selalu pupus ditengah jalan.

“Kita mediasi menghadap ke DPR, kita melakukan demo sampai puncaknya sebagian temen-temen hadir ke istana dan duduk bareng dengan presiden Republik Indonesia sampai akhirnya tidak ada hasil yang kita dapatkan. Malah yang kami rasakan malah lebih buruk,” kata Zulfikar dalam paparannya di Jalan Kertanegara VI, Jakarta, Jumat (14/12).

Di tengah kepupusan harapannya itu, kata dia, sejumlah pengemudi ojol yang ikut bergabung dalam komunitas tersebut ikut menghadiri acara hari buruh yang terjadi pada (1/4) lalu. Kala itu, dirinya melihat Prabowo yang juga ikut menghadiri acara tersebut seolah memberikan harapan baru.

Mantan Danjen Kopassus itu memberikan kontrak politik kepada kaum buruh. Isinya 8 poin yang akan diperjuangkan untuk kesejahteraan dan nasib para buruh termasuk juga ojek online. Prabowo juga menyertakan regulasi yang siap dirubah. Momentum itu yang membuat para ojol untuk ikut berjuang bersama paslon nomor urut 02 tersebut.

“Makanya, kita disini menegaskan, bahwa memang harapan kita ada di Pak Prabowo. Mudah-mudahan akan terwujud. Ini tekad kita,” pungkasnya.

Sementara itu, Ferry Juliantono selaku Direktur Relawan BPN Prabowo-Sandi menyambut baik dukungan yang didapatkan dari komunitas ojek online tersebut. Menurutnya, nasib dari para pengemudi ojol harus diperjuangkan oleh pemerintahan di masa depan.

“Temen-temen ojol ini ingin punya posisi tawar yang baik di perusahaan online. Tapi perusahaan online atas nama kemitraan dan posisi pengemudi dalam posisi tawar yang tidak proporsional,” kata dia.

Karena itu, Ferry memastikan nantinya BPN akan menyiapkan ide perjuangan untuk memperjuangkan nasib pengemudi ojol. Menurutnya, pergantian kepemimpinan akan menjadi jalan keluar untuk memutus kebijakan yang tak berpihak kepada ojol.

“Ketika nanti terjadi pergantian kekuasaan, kita akan ganti kebijakan ini bahwa fleksibel label market ini harus menempatkan posisi yang sama bahkan ada pikiran dari kami sebenarnya badan usaha koperasi ini bisa didirikan pengemudi ojol supaya mereka punya posisi dan kedudukan yang sama kuatnya untuk menentukan tarif dan apapun,” pungkasnya.

Adapun komunitas FGR 02 diklaim memiliki 205 komunitas pengemudi ojol yang berada di wilayah jabodetabek, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatera. Mereka mengklaim, memilki anggota sekitar 12.000 orang. Namun data itu masih bisa terus bertambah.

(aim)

loading...

Feeds

perpajakan

Singkronisasi Data Cegah Praktik Korupsi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Upaya dalam memaksimalkan pemberantasan korupsi terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, khususnya di sektor perpajakan. Langkah …

Awali dengan Mimpi

Diawali dengan mimpi, kemudian berdoa dan berikhtiar, pasti cita-cita mu akan terwujud. Begitu lah pesan yang dilontarkan Deinara Pematasari, artis …
kcic

Proyek KCIC Ancam Kesehatan Warga Cimahi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Dampak negatif yang ditimbulkan proyek pembangunan Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) di Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, …