Markas Pemenangan Pindah, Nizar Kenang Kemenangan SBY Atas Mega

POJOKBANDUNG.com – Ingin merebut kemenangan, pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bakal memindahkan markas pemenangan di Jawa Tengah (Jateng). Jateng sebagaimana diketahui adalah basis massa dan pemenangan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Lantas apakah Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno bisa berhasil merebut kemenangan di ‘kandang banteng’ tersebut?.

Ketua DPP Partai Gerindra, Nizar Zahro mengatakan bagi Prabowo-Sandi semua hal bisa terjadi. Dia mencontohkan saat Pilpres 2009 silam Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kalah telak di ‘kandang banteng’ oleh Susilo Bam‎bang Yudhoyono (SBY).

“Ingat, Pilpres 2009, SBY mampu menumbangkan Megawati di Jawa Tengah. Itu artinya, tidak ada yang tidak mungkin dalam politik. Dan sangat terbuka kemungkinan Prabowo kalahkan Jokowi di Jawa Tengah,” ujar Nizar Zahro saat dihubungi Selasa (11/12).

Berkaca dari hal tersebut, maka ‎Prabowo-Sandi bisa saja mengalahkan petahana. Sehingga untuk kedua kalinya suara PDIP di Jawa Tengah bisa direbut.

“Tidak penting Jawa Tengah distigmakan sebagai kandeng banteng. Dengan penetrasi yang kuat, diyakini stigma tersebut akan luluh lantah. Ini adalah terobosan politik yang brilian. Kandang merah akan segera diputihkan,” katanya.

Adapun menurut Nizar, rencana ‎pemindahan markas pemenangan itu, bertujuan agar lebih intensif menyapa warga di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Karena menurut survei di dua provinsi ini elektabilitas Prabowo-Sandi masih perlu digenjot.

“Terutama di Jawa Tengah, perlu penetrasi yang lebih kuat agar dukungan kepada Prabowo-Sandi bisa meningkat signifikan,” ungkapnya.

Nantinya agenda kampanye pasangan nomor urut 02 ini akan langsung masuk ke kampung-kampung yang selama ini masih terbatas akses media sosial. Di kampung-kampung tersebut akan dilakulan kampanye tatap muka dan berdialog langsung dengan warga.

(gwn)

Loading...

loading...

Feeds

Mulai Besok OTT Koruptor Ditiadakan?

Revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK akan berlaku besok (17/10). Hingga tadi malam (15/10), belum ada tanda-tanda Presiden …