Kejari Bandung Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Narkotika Senilai 21 Miliar

Kejaksaan Negeri Bandung Musnahkan Ribuan botol minuman keras dan narkotika hasil tindak pidana umum dan khusus yang telah berkekuatan hukum tetap alias inkracht di halaman kantor Kejari Bandung, Selasa (12/12/2018).

Kejaksaan Negeri Bandung Musnahkan Ribuan botol minuman keras dan narkotika hasil tindak pidana umum dan khusus yang telah berkekuatan hukum tetap alias inkracht di halaman kantor Kejari Bandung, Selasa (12/12/2018).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ribuan botol minuman keras dan narkotika hasil tindak pidana umum dan khusus yang telah berkekuatan hukum tetap alias inkracht, dimusnahkan Kejaksaan Negeri Bandung, Selasa (12/12/2018).


Barang bukti narkotika yang dimusnahkan antara lain ganja seberat 202.208,053 gram, 2.218, 0407 gram sabu, 99,9069 gram tembakau gorila, 15,32 gram heroin, serta 2.181 butir pil ekstasi. Sebanyak 6.000 botol minuman keras turut dimusnahkan oleh pihak Kejari Bandung. Tak hanya itu, sejumlah makanan impor, kosmetik ilegal, dan uang palsu ikut dimusnahkan.

“Barang bukti yang dimusnahkan hari ini, nilainya kurang lebih Rp 21 miliar,” ujar Kepala Kejari Bandung, Rudy Irmawan kepada wartawan di halaman kantor Kejari Bandung.

Rudy mengatakan, pemusnahan hari ini merupakan tahap akhir dari penanganan perkara yang telah miliki keputusan tetap dari pengadilan. Seluruh barang bukti tersebut hasil penanganan pidana umum periode September 2017-September 2018, dan pidana khusus (Mei-Agustus 2018).

Walikota Bandung, Oded Muhammad Danial, yang turut serta melakukan pemusnahan, menyebut, aksi para pelaku merupakan tindak pidana luar biasa mengingat nilai barang bukti yang dimusnahkan sangat besar. Koordinasi dan konsolidasi antar instansi terkait, disampaikan Oded, menjadi sebuah upaya untuk minimalisir peredaran narkotika dan minuman keras di Kota Bandung.

“Oleh karena itu, saya mengimbau warga Kota Bandung dan Jawa Barat pada umumnya, jangan sampai tergiur dengan hal yang sifatnya pragmatis,” pungkasnya.

(nda)

Loading...

loading...

Feeds