Pemkab Bandung Dorong Pembentukan Posyantek Desa

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Keberhasilan dari Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) antar desa yang hadir di setiap Kecamatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung mendorong Pemdes agar memiliki Posyantek Desa.

Pada acara Sosialisasi Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT)) nomor 23 tahun 2017, tentang pengembangan dan penerapan teknologi tepat guna (TTG) dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) desa, yang digelar di Bale Winaya, Soreang, Kamis (6/12/2018), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bandung Drs. H. Tata Irawan mengatakan, Posyantek Desa harus hadir, sebagai inkubator pemberdayaan dan pengembangan potensi SDA yang menunjang ekonomi masyarakat pedesaan.

“Posyantek desa harus segera dibentuk, sehingga penerapan TTG di desa akan lebih optimal. Karena merekalah yang paling tahu potensi SDA unggulannya masing-masing. Tentu saja akan berdampak pada kemajuan ekonomi desa, penguatan kapabilitas masyarakat dan peningkatan pendapatan masyarakat yang mengandalkan SDA sebagai mata pencahariannya,” papar Tata Irawan dihadapan Posyantek dan kasi Pemberdayaan dari 31 kecamatan itu.

Dirinya menyebutkan, potensi SDA yang selama ini memiliki keterbatasan, selama ini dimanfaatkan secara ekploitatif. Tidak memperhatikan daya dukung dan terkadang mengabaikan kepentingan masyarakat desa, bahkan berdampak merusak lingkungan dan merugikan warga setempat. Menurutnya, dengan hadirnya Posyantek Desa, semua potensi tersebut akan dimanfaatkan secara maksimal, dan dengan dukungan dana desa, saya harap masyarakat desa bisa lebih selektif menentukan program kegiatan prioritas desa.

“Saya harap, melalui sosialisasi ini kecamatan dan desa mengetahui hak masyarakat dalam pengembangan dan penerapan teknologi tepat guna dalam pengelolaan SDA desa, khususnya dalam hal mengelola SDA desa yang ramah lingkungan, memperoleh akses yang seimbang, memperoleh perlakuan yang adil dalam pengelolaan juga pemanfaatannya,” imbuhnya.

Dia mengapresiasi Posyantek Ciwidey, karena berhasil menjadi juara II TTG ungggulan tingkat Provinsi Jawa Barat dengan alat ‘kompor aksi’. Alat tersebut lanjutnya, bisa dimanfaatkan berbagai kegiatan dengan berbahan bakar limbah oli dan air. “Semoga ini bisa menginspirasi Posyantek lainnya untuk terus berinovasi dan memberi peluang Posyantek desa di Kecamatan Ciwidey agar lebih aktif lagi,” harap Tata.

Menambahkan hal itu, tenaga ahli TTG dari Kemendes dan PDT RI Dr. Ir. Arif Setiabudi setuju bahwa setiap desa harus mengembangkan potensinya untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat desa. “Jangan tergantung impor, tapi kembangkan potensi dan berdayakan modal masyarakat pedesaan, seperti modal sosial, teknologi dan keuangan. Kalau bisa Posyantek Kecamatan ini jangan diganti, tapi dikukuhkan oleh Camat, supaya proses inovasi yang diusung sejak awal, bisa terus berkesinambungan dampaknya,” terang Arif Setiabudi.

Pada kesempatan itu, Arif meyakinkan bahwa Posyantek antar desa tersebut harus punya strategi masing-masing dalam melakukan pemetaan potensi desa. Menurutnya, mereka harus mampu membangkitkan spirit kreativitas masyarakat agar punya tujuan dan keinginan yang jelas.

“Para posyantek ini harus cerdas mengamati, meniru dan memodifikasi, keberhasilan dari teknologi mana yang sekiranya bisa diterapkan untuk pengembangan potensi di desa masing-masing. Mulai dari ide kreatif, rencana kerja, riset, hingga bisnis plan,” ungkapnya.

Senada dengan Arif, analis TTG dari DPMD Provinsi Jawa Barat Drs. Erwin Agus tavip.,MM mengatakan, Posyantek Kecamatan seharusnya dikukuhkan dan jangan diganti, karena mereka punya ide kreatif masing-masing. “Regulasi Permendesnya harud dipahami dulu, baru kemudian implementasinya. Kalau ada posyantek yang kurang berkontribusi baru boleh diganti. Saya berharap juga, semua inovasi TTG bisa diinformasikan kepada masyarakat supaya memotivasi satu sama lain,” pungkas.

(apt)

loading...

Feeds

Bank Muamalat Incar Nasabah Prioritas

BANDUNG –Bank Muamalat menggelar Customer Gathering di Bandung, pada Kamis, (13/12). Kegiatan ini merupakan rangkaian kampanye gerakan #AyoHijrah, sekaligus mempererat …

Giring Ganesha Mau Nikah Lagi?

Jagad media sosial dikejutkan dengan video berjudul 'Giring Ganesha Mau Nikah lagi?'. Video tersebut diunggah oleh Giring sendiri di akun …